Jokowi Tambahkan Anggaran Bali Baru Rp 6,4 Triliun, Menpar Berbagi ke Menteri PUPR

Kompas.com - 17/07/2019, 14:56 WIB
Presiden Joko Widodo berpose dengan latar belakang pemandangan matahari terbenam di Labuan Bajo, Flores, NTT, Rabu (10/7/2019). ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo berpose dengan latar belakang pemandangan matahari terbenam di Labuan Bajo, Flores, NTT, Rabu (10/7/2019).

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah anggaran Kementerian Pariwisata ( Kemenpar) RI untuk penyelesaian masalah-masalah terkait Bali baru sebesar Rp 6,4 triliun.

Hal ini dilakukan karena Jokowi menargetkan masalah-masalah seputar infrastruktur dan utilitas Bali baru selesai pada tahun 2020.

Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya mengatakan, ada tiga hal pokok yang akan dikerjakan Kemenpar dengan tambahan anggaran tersebut.

"Kemenpar mengerjakan 3 besar, yaitu mengenai atraksi, aksesbilitas, dan amenitas yang berhubungan dengan destinasi, lalu pemasaran, dan yang terakhir terkait industri kelembagaan yang mencakup SDM, masyarakat, dan industri," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Gedung Kementerian Pariwisata RI, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Jokowi Minta Masalah Bali Baru Diselesaikan, Anggaran Ditambah Rp 6,4 Triliun

Ia mengatakan, untuk mengerjakan tiga hal tersebut, Kemenpar tak akan bekerja sendiri. Ia mencontohkan terkait masalah aksesbilitas di Bali baru.

Menteri Pariwisata Arief YahyaDok. Humas Kemenpar Menteri Pariwisata Arief Yahya
Menurut dia, penyelesaian masalah ini akan diselesaikan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Contoh aksesbilitas, dari Rp 6,4 triliun, Rp 5,5 triliun ke Pak Basuki ( Menteri PUPR) dan saya instruksi pokoknya saya enggak mau menerima uang itu, saya tidak pretend saya bisa membangun infrastruktur," papar Menpar.

Baca juga: Jokowi Minta Masalah Bali Baru Diselesaikan, Anggaran Ditambah Rp 6,4 Triliun

"Kalau infrastruktur itu di luar (zona otorita) maka serahkanlah itu sama Pak Basuki. Tapi kalau yang dibangun itu ada di dalam zona otorita serahkan pada Kemenpar kalau udah selesai dibangun," lanjutnya.

Menpar menegaskan, dana tambahan itu tak akan dialokasikan sendiri oleh Kemenpar. Ia menyebut Kemenpar juga dapat mengambil langkah koordinasi dengan pihak-pihak terkait soal pengelolaan dana ini.

"Untuk bandara contohnya, itu adanya di Menhub tapi mintanya ke Menpar. Pokoknya Bandara Silangit harus jadi bandara internasional. Dibangunlah waktu itu oleh Kemenhub. Jadi yang dilakukan Kemenpar ada yang dilakukan sendiri ada yang dilakukan dengan pihak lain," tandasnya.

Baca juga: Bandara Silangit Danau Toba Akan Diperluas

Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Travel Tips
Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Travel Tips
Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Jalan Jalan
Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Jalan Jalan
Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Jalan Jalan
Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Promo Diskon
14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

Jalan Jalan
Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Travel Tips
Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Jalan Jalan
8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Jalan Jalan
Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Makan Makan
Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Travel Tips
Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Jalan Jalan
4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

Travel Tips
[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X