4 Tips Pilih Sepatu Gunung agar Kakimu Tidak Tersiksa

Kompas.com - 18/07/2019, 07:06 WIB
Ilustrasi Sepatu Gunung yang dipakai Pendaki. SHUTTERSTOCK/MY GOOD IMAGESIlustrasi Sepatu Gunung yang dipakai Pendaki.

KOMPAS.com – Mendaki gunung merupakan aktivitas yang membutuhkan persiapan khusus. Selain fisik, tentu ada beberapa persiapan lain yang harus dilakukan seperti menyiapkan perlengkapan mendaki.

Dari sekian banyak peralatan mendaki gunung, salah satunya adalah sepatu gunung atau sepatu pendakian. Memang sepatu gunung banyak digunakan para pendaki saat menapaki medan di gunung, selain sandal gunung tentunya.

Baca juga: Udara Sedang Dingin, Ini 5 Perlengkapan yang Harus Dibawa saat Mendaki

Sepatu gunung yang berkualitas akan membantu melindungi kaki saat mendaki. Jika sampai salah pilih, kaki bisa jadi tersiksa. Berikut ini 5 tips memilih sepatu gunung agar kakimu tidak tersiksa:

1. Pilih ukuran yang lebih besar

Jika sepatu sehari-hari biasanya memiliki ukuran yang pas dengan kaki, maka hal itu tidak berlaku saat kamu memilih sepatu gunung. Satu hal yang perlu kamu perhatikan adalah, pilih sepatu gunung yang ukurannya lebih besar dari kaki.

Misal ukuran sepatu sehari-hari biasanya adalah 41, maka pilih ukuran yang lebih besar antara 42 atau 43. Jika tidak tahu ukuran sepatu, pastikan ada ruang cukup di depan ujung kaki. Itu penting agar kaki tidak tersiksa, terutama saat turun gunung.

Baca juga: FOTO: 7 Potret Indahnya Mendaki Gunung Sindoro via Tambi

Jika ukuran sepatu pas dengan kaki, maka ujung jari kaki, terutama ibu jari akan sangat tersiksa saat turun gunung karena tertekan dan langsung terhimpit ujung sepatu. Hal itu biasanya menyebabkan cidera seperti kuku lepas.

Adanya ruang lebih di ujung sepatu juga membuatmu bisa mengenakan kaus kaki tebal atau ganda agar kaki semakin terlindungi. Kaus kaki itu juga melindungi kaki dari dinginnya udara gunung saat berjalan malam hari.

2. Periksa leher sepatu

Jika kamu sudah membidik satu sepatu yang ukurannya tepat dan modelnya sesuai keinginan, maka hal penting lainnya adalah, periksa leher sepatu. Kamu harus memastikan leher sepatu memiliki lapisan yang lembut agar bagian atas tumitmu terlindungi.

Jalur pendakian Gunung Sindoro via Bansari.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Jalur pendakian Gunung Sindoro via Bansari.
Bagian leher sepatu akan sering bergesekan dengan bagian atas tumit. Jika lapisan leher sepatu keras, maka bersiaplah untuk terluka di bagian atas tumit. Memang rasa sakitnya tidak langsung terasa. Luka itu datang perlahan usai berjalan dalam waktu lama.

Memang luka di atas tumit bisa diantisipasi dengan membalutnya dengan perban sehingga luka tertutup dan gesekan bisa dikurangi. Namun, lapisan leher sepatu yang lembut tentu membuat bagian atas lututmu bebas dari luka karena gesekan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X