Kompas.com - 18/07/2019, 17:15 WIB
Bangunan di RW 04/ RT 10 Sayidan, Prawirodirjan, Gondomanan Kota Yogyakarta yang mirip dengan arsitektur Eropa dan sering dijadikan tempat foto warga masyarakat maupun wisatawan KOMPAS.com / Wijaya KusumaBangunan di RW 04/ RT 10 Sayidan, Prawirodirjan, Gondomanan Kota Yogyakarta yang mirip dengan arsitektur Eropa dan sering dijadikan tempat foto warga masyarakat maupun wisatawan

KOMPAS.com – Ada empat kota yang mengalami suhu dingin terparah hingga Senin (16/7). Kota dingin ini diungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menyusul ramainya berita suhu dingin di Bandung.

Agie Wandala Putra, Kepala Sub Bidang Prediksi Cuaca BMKG mengungkapkan ada 4 kota yang mengalami suhu dingin terparah. Ukuran didasarkan pada temperatur terendah yang dicapai.

"Beberapa catatan untuk suhu terendah (per Senin, 16/7/2019) adalah BMKG Yogyakarta 18,8, BMKG Bandung 17, BMKG Malang 15,9, dan BMKG Cisarua 16,4," ungkapnya.

Namun meski sedang dingin, kota-kota tersebut tetap nyaman untuk dikunjungi. Berikut ini beberapa ide tempat wisata yang bisa lamu kunjungi sembari menikmati dinginnya udara di kota-kota tersebut:

1. Yogyakarta

Datang ke  Kota Yogyakarta, tentu jangan sampai melewatkan banyak wisata-wisata menarik di wilayahnya. Beberapa tempat yang bisa Kamu kunjungi saat ke Yogyakarta diantaranya adalah

Baca juga: Warga Keluhkan Suhu Dingin, BMKG Sebut Puncaknya Terjadi pada Agustus

Keraton Yogyakarta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah wisatawan mancanegara memotret seorang abdi dalem di Keraton Yogyakarta, Kamis (17/9/2015). Selama bulan September, kunjungan wisatawan mancanegara ke Keraton Yogyakarta relatif stabil, yakni sekitar 400 orang per hari.KOMPAS/HARIS FIRDAUS Sejumlah wisatawan mancanegara memotret seorang abdi dalem di Keraton Yogyakarta, Kamis (17/9/2015). Selama bulan September, kunjungan wisatawan mancanegara ke Keraton Yogyakarta relatif stabil, yakni sekitar 400 orang per hari.

Jangan lewatkan berkunjung ke tempat ini kalau datang ke Yogyakarta. Tempat ini sangat ikonik. Selain itu, ia memiliki nilai historis yang tinggi. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan di Keraton Yogyakarta adalah melihat benda-benda koleksi yang unik, artistic dan bernilai sejarah

Taman Sari

Wisatawan berkunjung di kompleks wisata Taman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, atau naik 11,81 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO Wisatawan berkunjung di kompleks wisata Taman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, atau naik 11,81 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.

Jika kamu berkunjung ke Yogyakarta Taman Sari juga tak boleh terlewatkan. Lokasi Taman Sari berada cukup dekat dengan Keraton Yogyakarta, sehingga kamu bisa sekalian mampir kemari usai berkunjung dari Keraton.

Di Taman Sari kamu bisa melihat bekas pemandian para keluarga keraton pada jaman dahulu. Lokasi ini cukup instagramable.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.