Apa Motivasi Orang Indonesia dan Asia Pasifik Berwisata?

Kompas.com - 19/07/2019, 21:05 WIB
Toko suvenir di Universal Studios Singapore, Rabu (8/2/2017). Tempat wisata yang berada di Pulau Sentosa ini bisa dibilang wajib dikunjungi wisatawan saat melancong ke Singapura termasuk wisatawan Indonesia.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Toko suvenir di Universal Studios Singapore, Rabu (8/2/2017). Tempat wisata yang berada di Pulau Sentosa ini bisa dibilang wajib dikunjungi wisatawan saat melancong ke Singapura termasuk wisatawan Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah survei dilakukan oleh Hilton Honors untuk mengetahui motivasi penduduk Asia Pasifik saat berwisata. Survei dilakukan terhadap 2.300 wisatawan usia 20-45 tahun di 11 negara, termasuk Indonesia.

Dari hasil survei tersebut dapat disimpulkan ternyata wisata berkaitan erat dengan identitas wisatawan di Asia Pasifik.

Ada 89 persen wisatawan mengatakan bahwa berwisata adalah suatu kebanggan bagi diri sendiri. Kemudian 88 persen mengatakan bahwa berwisata adalah bagian besar bagaimana mendefinisikan diri sendiri.

Wisata sebagai bentuk mengekspresikan diri dan identitas ini ternyata dianggap penting oleh wisatawan keluarga muda. Dengan komposisi wisatawan keluarga usia 20-35 tahun yang memiliki anak kecil (91 persen), wisatawan lajang (85 persen), dan wisatawan pasangan (82 persen).

Baca juga: Labuan Bajo Bisa Jadi Destinasi Wisata Terbaik

Wisatawan yang memiliki sentimen atau perasaan paling dalam terkait wisata dan identitas adalah wisatawan Indonesia (97 persen), India (95 persen), Filipina (94 persen), Thailand (94 persen), dan Vietnam (92 persen).

Hasil lainnya adalah tiga dari empat wisatawan Asia Pasifik terisnpirasi untuk menjadi "pakar" di lingkar sosial mereka, dan menjadi yang dapat diandalkan untuk urusan wisata terutama menemukan tempat-tempat baru.

Keinginan menjadi yang paling pertama menjadi tempat bertanya teman teman soal wisata ini diakui lebih terasa penting pada wisatawan keluarga muda (82 persen), disusul wisatawan lajang (69 persen), dan wisatawan pasangan (69 persen).

Motivasi konvensional seperti ingin menambah pengetahuan dan memiliki pemikiran yang terbuka saat berwisata nyatanya hanya diakui oleh 55 persen dan 51 persen wisatawan. Jadi apa motivasi kamu berwisata?

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X