KILAS

Berpotensi Besar, Air New Zealand Tambah Kapasitas Penerbangan ke Bali

Kompas.com - 21/07/2019, 11:42 WIB
Bali menjadi salah satu dari tiga destinasi wisata Indonesia yang menjadi tujuan favorit wisatawan asal Selandia Baru Dok. Humas Kemenpar RIBali menjadi salah satu dari tiga destinasi wisata Indonesia yang menjadi tujuan favorit wisatawan asal Selandia Baru

Selain Tanjung Uban, Batam juga menjadi destinasi favorit dengan jumlah 1.791 wisatawan.

“Dengan potensi itu, Air New Zealand akan memperpanjang musim terbangnya menjadi lebih dari 2 bulan. Artinya, ada penambahan kapasitas kursi signifikan,” ucap Wallace.

Nantinya, Air New Zealand menyediakan 30.000 kursi tambahan dengan total 50 penerbangan ekstra.

Alhasil, aksesibilitas wisatawan Negeri Kiwi ke Bali semakin optimal karena ketersediaan jumlah tiket makin banyak.

Baca juga : Masuk Daftar 15 Kota terbaik di Dunia, Ini 8 Daya Tarik Ubud Bali

“Ini tentu memudahkan wisatawan. Mereka semakin mudah mengakses keindahan Bali,” kata Wallace dalam keterangan tertulis, Minggu (21/7/2019).

Saat ini, Air New Zealand baru mengoperasikan 3 penerbangan per pekannya, sejak Juni hingga Oktober 2019.

Pada masa libur sekolah di Selandia Baru, jumlahnya menjadi 4 penerbangan per pekan. Adapun maskapai itu menggunakan pesawat Boeing 787-9 Dreamliner.

Untuk itu, Air New Zealand berencana menambah jumlah penerbangan hingga 6 kali sepekan.

Hingga kini, rencana itu masih menunggu persetujuan regulator. Apabila diijinkan, penerbangan tersebut dapat dinikmati mulai 11 April hingga 24 Oktober 2020.

Dua kelas penerbangan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X