Gunung Mungker, Satu Lagi Spot Wisata Malam di Yogyakarta

Kompas.com - 23/07/2019, 21:11 WIB
Keindahan panorama malam di Gunung Mungker, Yogyakarta. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAKeindahan panorama malam di Gunung Mungker, Yogyakarta.

BANTUL, KOMPAS.com – Wisata malam hari menjadi andalan di Yogyakarta. Ada banyak obyek wisata yang menawarkan pesona pemandangan malam dari ketinggian, salah satunya adalah Gunung Mungker.

Lokasi Gunung Mungker berada di Kecamatan Dlingo yang memang mempunyai banyak tempat wisata dengan panorama malam.

Sebelumnya, sudah ada beberapa obyek wisata malam favorit seperti Pinus Pengger, Pintu Langit Dahromo, atau Bukit Lintang Sewu.

Baca juga: 5 Tempat Asyik Menikmati Wisata Malam di Yogyakarta

Keberadaan Obyek Wisata Gunung Mungker tentu semakin menambah pilihan wisatawan yang ingin menikmati keindahan malam.

Para fotografer lanskap malam hari pun semakin dimanjakan dengan variasi foto yang ditawarkan setiap obyek wisata di Kecamatan Dlingo.

Gunung Mungker tepatnya berlokasi di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Letak obyek wisata ini tidak jauh dari Pinus Pengger dengan jarak tempuh sekitar 25 kilometer atau kurang-lebih satu jam perjalanan.

Memandang gemerlap Yogyakarta dari ketinggian

Sebagai sebuah kota besar, Yogyakarta tampak begitu gemerlap jika dilihat dari ketinggian.

Cahaya lampu kota itulah yang bisa dijadikan obyek foto utama para kamu atau fotografer di obyek wisata Gunung Mungker.

Ada pula beberapa spot foto dengan ornamen unik yang bisa dijadikan latar depan untuk berfoto.

Ornamen berupa lingkaran kayu, kereta kuda, hati, bulan sabit menjadi penghias spot foto agar hasil jepretan semakin menarik.

Gemerlap Lampu Kota Yogyakarta dari Gunung Mungker.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Gemerlap Lampu Kota Yogyakarta dari Gunung Mungker.
Salah satu keunikan Gunung Mungker yang tidak dimiliki obyek wisata lain di Kecamatan Dlingo adalah pemandangan ke sisi timur yang turut terlihat.

Sementara obyek wisata lain hanya menyajikan panorama ke arah barat atau Kota Yogyakarta.

Namun saat malam hari, panorama ke arah timur kurang bisa dinikmati karena cahaya permukiman di bawah tidak terlalu gemerlap. Pemandangan ke arah timur ini lebih cocok untuk menikmati sunrise.

Wisata Gunung Mungker yang masih perlu dikembangkan

Meski menyajikan keindahan panorama malam hari yang tidak kalah dari Pinus Pengger, obyek wisata ini masih perlu dikembangkan.

Pantauan KompasTravel, Minggu (21/07/2019) lalu, penerangan saat malam hari masih minim.

Hal itu cukup menyulitkan kamu yang ingin berfoto di spot yang ada karena terlalu gelap.

Sementara dibutuhkan penerangan yang memadai di sekitar spot foto sehingga hasil jepretan malam bisa semakin maksimal.

Selain itu, kamu perlu membawa perangkat fotografi sendiri karena belum ada jasa fotografi seperti di Pinus Pengger.

Perlengkapan seperti kamera DSLR atau Mirrorless dan tripod wajib dibawa.

Baca juga: Menikmati Keindahan Malam di Wisata Hits Jogja, Pinus Pengger

Senter juga hendaknya turut dibawa untuk menerangi obyek foto agar tidak terlalu gelap saat dipotret.

Bawa pula jaket karena angin timur yang cukup dingin berembus cukup kencang saat memotret di malam hari pada musim kemarau.

Tak hanya untuk foto malam, kamu juga bisa menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam di Gunung Mungker. Tentu lebih mudah untuk memotret kedua waktu tersebut karena bisa dilakukan melalui kamera smartphone.

Saat ini kamu tidak perlu membayar tiket masuk ke Gunung Mungker. Mereka hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X