8 Jenis Jamu yang Selalu Dijual oleh Mbok Jamu Keliling

Kompas.com - 24/07/2019, 07:04 WIB
Penjual jamu gendong memberikan jamu gratis kepada warga yang sedang menikmati car free day di sekitar bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2014). Penjual jamu ini memberikan jamu gratis sebagai ungkapan dukungannya kepada pasangan Jokowi-JK. TRIBUNNEWS/HERUDINPenjual jamu gendong memberikan jamu gratis kepada warga yang sedang menikmati car free day di sekitar bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2014). Penjual jamu ini memberikan jamu gratis sebagai ungkapan dukungannya kepada pasangan Jokowi-JK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat membeli jamu di penjual jamu keliling, biasanya kita akan melihat botol-botol berisi berbagai jamu. Uniknya meskipun berbeda penjual, jenis jamu yang dijual terbilang mirip.

Minimal ada delapan jamu yang dijual oleh para penjual jamu keliling, dan ternyata delapan jamu tersebut mewakili filosofi penyembuh.

"Orang Jawa itu percaya kalau penyakit datang dari segala penjuru. Delapan jamu itu mewakili obat untuk delapan arah mata angin yang membawa penyakit," jelas Pemerhati Kuliner Indonesia, peneliti pangan UGM, dan penulis buku kuliner Prof. Dr. Murdijati Gardjito dihubungi KompasTravel, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Meniru Kopi, Barista Jamu Ternyata Ada di Acaraki

Delapan jamu yang biasa dijual penjual jamu keliling terdiri dari beras kencur yang bermanfaat menghangatkan tubuh dan melancarkan sirkulasi darah. Kedua ada kunyit asam yang meredakan sakit dan mengatasi infeksi.

Ketiga ada jamu pahitan dari aneka daun pahit seperti sambiloto atau brotowali yang berfungsi untuk detoksifikasi. Keempat, jamu watukan yang biasa digunakan meredakan bantuk dan meriang.

Kelima jamu cabe puyang untuk menghilangkan pegal linu dan kecapekan, keenam jamu galian singset untuk menjaga kesehatan organ kewanitaan, ketujuh jamu kuat untuk laki-laki, dan terakhir ada jamu leruh kencur untuk membersihkan racun.

Baca juga: Cia Po, Jamu Tionghoa yang Disantap sebagai Lauk

Selain itu sebenarnya juga banyak jenis jamu lain seperti uyup-uyup untuk memperlancar dan memperbanyak air susu ibu, kunci sirih untuk masalah keputihan, atau kudu laos untuk mengatasi kembung.

Para penjual jamu keliling biasanya menerima pesanan jamu sesuai dengan keluhan para pelanggan, dijual jamu reguler yang mereka jual. Inilah yang membuat jamu menjadi kearifan lokal, pengetahuan kesehatan orang Indonesia sejak zaman dahulu kala.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Travel Tips
Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Travel Tips
Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Jalan Jalan
Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Jalan Jalan
Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Jalan Jalan
Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Promo Diskon
14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

Jalan Jalan
Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Travel Tips
Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Jalan Jalan
8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Jalan Jalan
Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Makan Makan
Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Travel Tips
Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Jalan Jalan
4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

Travel Tips
[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X