Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/07/2019, 20:05 WIB
Silvita Agmasari,
Sri Anindiati Nursastri

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Galungan merupakan salah satu hari perayaan terbesar umat Hindu Bali. Galungan merupakan perayaan kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (kejahatan).

Sepuluh hari dari Galungan, perayaan akan ditutup dengan Kuningan. Saat Galungan dan Kuningan inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Tidak cuma tata ibadah Hindu Bali yang khusyuk, di peolosok desa akan berhias penjor yakni bambu dengan hiasan janur yang beraneka ragam.

Baca juga: Menikmati Pulau Tabuhan, Keindahan Alam di Selat Bali

Canang dan sesajen untuk upacara ibadah juga lebih berwarna dan beragam isinya saaat KUningan dan Galungan.

Jika tertarik untuk iktu serta atau menonton upacara Galungan dan Kuningan, pastikan selalu ingat empat hal berikut ini:

1. Jaga sopan santun

Saat Galungan dan Kuningan, para umat Hindu berbondong-bondong menyambangi pura terdekat. Kamu boleh saja memotretnya, namun perhatikan terlebih dahulu aturan pada setiap pura yang didatangi.

Biasanya kamu hanya boleh masuk sampai area pelataran pura. Jika dipersilakan masuk, lepaslah alas kaki. Untuk perempuan, pantang hukumnya masuk dalam pura saat sedang haid. Jangan memotret orang langsung di depannya, terutama jika dia sedang beribadah.

2. Gunakan pakaian sopan

Layaknya masjid dan gereja, pura juga merupakan tempat beribadah. Tak layak bila kamu masuk dengan berpakaian minim.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com