Sosialisasikan Pariwisata Berkelanjutan, Kementerian Pariwisata Sasar Milenial

Kompas.com - 31/07/2019, 16:00 WIB
Desa Wisata Ekang menawarkan 16 wahana untuk memberikan pengalaman terbaik. Ada Andong Kuda, Taman Kelinci, atau Pondok. Bagi penikmat mancing bahkan bisa puas menuntaskan hobinya di sini. Anda suka panahan? Dok KemenparDesa Wisata Ekang menawarkan 16 wahana untuk memberikan pengalaman terbaik. Ada Andong Kuda, Taman Kelinci, atau Pondok. Bagi penikmat mancing bahkan bisa puas menuntaskan hobinya di sini. Anda suka panahan?

KOMPAS.com – Sebanyak sekitar 270 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) berasal dari utamanya fakultas Usaha Perjalanan Wisata (UPW) semua angkatan, FISIP UNS, serta beberapa mahasiswa pariwisata di luar UNS hadir dalam acara Sosialisasi Pariwisata Berkelanjutan di Aula Fakultas Kedokteran UNS pada Senin (29/07/2019).

Dalam acara ini, Kompetisi Foto Indonesia Sustainable Tourism Photo Competition (ISTPC) 2019 dengan hadiah trip perjalanan ke Raja Ampat selama 5 Hari 4 Malam untuk 6 orang pemenang, juga resmi diluncurkan.

Hadir dalam acara ini adalah Valerina Daniel selaku Tenaga Ahli Menteri Pariwisata bidang Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan, Wisnu Bawa Tarunajaya selaku Asdep Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga.

Selain itu, hadir juga Reza Rahmana Kaloka selaku Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Sertifikasi Kompetensi Kementerian Pariwisata, Gembong Hadiwibowo selaku Kasi Bidang Kerjasama dari Dinas Pariwisata Kota Surakarta, serta Deria Hadiwijaya selaku Kepala Progdi UPW.

Sosialisasi yang dilakukan kepada para mahasiswa mengenai pemahaman pariwisata berkelanjutan harapannya supaya para mahasiswa menjadi agen perubahan dalam bidang pariwisata.

“Fakta sejarah menunjukkan sejak tahun 1928 pergerakan pemuda yang berjuang, kemudian pada saat reformasi, anak-anak muda yang terdepan berjuang. Sehingga kali ini harapannya nanti anak-anak muda yang berjuang khususnya dalam bidang kepariwisataan,” tutur Wisnu Bawa dalam sambutannya.

Merujuk pemaparan Valerina Daniel, Pariwisata Berkelanjutan adalah tentang 3 P yakni People, Planet, dan Prosperity.

People adalah tentang unsur yang berkaitan dengan manusia, Planet berkaitan dengan lingkungan, dan Prosperity berkaitan dengan nilai ekonominya.

“Harapannya bukan sekedar jalan-jalan, tapi juga memperhatikan budaya. Pariwisata bukan sekedar bagaimana mendatangkan wisatawan. Tapi juga people, planet dan posperity,” tutur Valerina.

Peluncuran ISTPC2019 di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Senin (29/07/2019)KOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA Peluncuran ISTPC2019 di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Senin (29/07/2019)
Mulai dari pukul 09.00 WIB hingga sekitar 16.00 WIB , para mahasiswa mengikuti acara didampingi para narasumber.

Gembong Hadiwibowo menyambut baik acara ini. Ia berharap dengan hadirnya sosialisasi ini bisa membuat anak muda semakin bisa mempromosikan potensi pariwisata suatu daerah.

“Tren wisata saat ini kan kebanyakan generasi milenial. Pariwisata itu sangat dekat dengan promosi. Promosi itu paling efektif dengan media sosial. Sekarang ini generasi milenial tidak ada yang tidak memiliki akun media sosial. Kalau pelatihan semacam ini diberikan kepada mereka akan bisa membantu mempromosikan potensi pariwisata di suatu daerah,” tuturnya.

Senada dengan Gembong, Deria Hadiwijawaya juga mengungkapkan harapannya, sosialisasi bisa membuat generasi milenial lebih peduli tentang alam dan pemanfaatannya dalam sektor pariwisata.

“Saya rasa dengan acara seperti ini akan menggugah para generasi milenial untuk lebih peduli dengan alam sekitar dan pelestariannya. Dan bisa memanfaatkannya kususnya di sektor pariwisata. ”

Seusai acara, Nanda, seorang mahasiswa UNS fakultas Ilmu Budaya progdi UPW mengaku menjadi lebih mengerti tentang apa itu pariwisata berkelanjutan.

“Yang semula belum mengerti jadi mengerti. Jadi paham apa makna-maknanya dan mengerti gimana cara melakukannya. Jadi semisal kalau membangun desa wisata, paham lah dasar-dasarnya,” ungkapnya.

Acara Sosialisasi Pariwisata Berkelanjutan serta peluncuran kompetisi foto IPTC 2019 adalah bagian dari rangkaian acara Indonesia Sustainable Tourism Award Festival.

Indonesia Sustainable atau yang akrab disebut Pariwisata berkelanjutan merupakan Pariwisata yang memperhitungkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan baik untuk saat ini maupun di masa depan.

Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia merupakan turunan dari Sustainable Development Goals (SDGs) UNWTO  dengan mengambil point yang meliputi unsur 3 P, People, Planet, dan Prosperity.

Prinsip-prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia adalah Budaya, Lingkungan, dan Kesejahteraan Masyarakat Lokal yang didukung dengan Pengelolaan Destinasi yang sesuai dengan indikator-indikator pengelolaan destinasi
pariwisata berkelanjutan.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X