Menjelajahi Obyek Wisata di Pantai Utara Flores, Indahnya...

Kompas.com - 01/08/2019, 07:20 WIB
Pemandang alam di pantai utara diabadikan dari kawasan bukit cinta di Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Jumat (26/7/2019). Gundukan bukit kecil ini menjadi tempat berswafoto dan menikmati matahari terbenam di laut Labuan Bajo oleh wisatawan. KOMPAS.com/MARKUS MAKURPemandang alam di pantai utara diabadikan dari kawasan bukit cinta di Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Jumat (26/7/2019). Gundukan bukit kecil ini menjadi tempat berswafoto dan menikmati matahari terbenam di laut Labuan Bajo oleh wisatawan.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com — Menjelajahi obyek wisata di pantai utara di Flores Barat menjadi impian bagi wisatawan mancanegara dan Nusantara. Selama ini obyek wisata di pantai utara belum ramai di kunjungi wisatawan yang berlibur di Pulau Flores.

Hanya segelintir wisatawan yang berani menjelajahi kawasan pantai utara karena aksesnya belum memadai. Kini, geliat perubahan pembangunan infrastruktur jalan strategis Nasional sudah membuka isolasi di pesisir pantai utara Flores.

Beberapa tahun lalu, KompasTravel menjelajahi obyek wisata pantai utara, khususnya ke Goa bawah Laut Rangko penuh tantangan di mana akses jalan raya dari Kota Labuan Bajo menuju tempat tersebut yang belum diaspal.

Baca juga: Puncak Watu Api Melo, Tempat Terbaik Menyaksikan Matahari Terbenam di Ujung Barat Pulau Flores

Kini, Jumat, 26 Juli 2019, KompasTravel bersama dengan rombongan wisatawan Nusantara ke Pantai Rangko dengan perubahan jalan yang berhotmix.

Wisatawan Nusantara asal Papua dan Manggarai Timur berswafoto di Pantai utara dari Kota Labuan Bajo, Jumat (26/7/2019). Pantai utara merupakan destinasi baru yang terus dikembangkan sejalan dengan akses jalan berstatus jalan strategis Nasional.KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Wisatawan Nusantara asal Papua dan Manggarai Timur berswafoto di Pantai utara dari Kota Labuan Bajo, Jumat (26/7/2019). Pantai utara merupakan destinasi baru yang terus dikembangkan sejalan dengan akses jalan berstatus jalan strategis Nasional.
Geliat pembangunan di pantai utara sudah terlihat maju dengan jalan mulus. Sejalan dengan ditetapkan kawasan pantai utara menjadi jalan strategis Nasional oleh Pemerintah Pusat demi mempromosikan obyek-obyek wisata yang tersebar di wilayah utara Flores.

Jumat (26/7/2019), sebelum mengantar, Mario, seorang siswa masuk di Seminari Santo Yohanes Paulus Labuan Bajo, KompasTravel bersama dengan rombongan wisatawan ditantang untuk menjelajahi bagian utara dari Kota Labuan Bajo sampai di Pantai Rangko.

Sesungguhnya kami hendak ke Goa bawah laut Rangko, namun, waktu terbatas sehingga rombongan itu hanya berhenti di bibir pantai Rangko.

Baca juga: Ingin Menyaksikan Embun Pagi? Jelajahi Lembah Wajur di Flores Barat

Saat tiba di perkampungan Rangko, kami melihat mobil yang disewa wisatawan parkir di halaman perkampungan itu karena mereka berwisata ke Goa Rangko yang sudah tersohor di seluruh dunia.

Siang itu kami menyewa bemo Cahaya Surya yang dikemudikan oleh Om Nobi menuju ke Pantai Rangko. Kami berangkat dari perkampungan Melo menuju Labuan Bajo. Dari Kota Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat menuju ke bagian utara untuk melihat keindahan sepanjang pesisir pantai utara tersebut.

Rombongan wisatawan sangat kagum dengan pemandangan alam di sepanjang pesisir pantai hingga berhenti di Pantai Rangko.

Pemandangan alam di bagian utara dari Kota Labuan Bajo diabadikan dari Pantai Rangko, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Jumat (26/7/2019). Obyek wisata pantai utara perlahan-lahan menjadi tujuan wisata baru di Pulau Flores.KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Pemandangan alam di bagian utara dari Kota Labuan Bajo diabadikan dari Pantai Rangko, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Jumat (26/7/2019). Obyek wisata pantai utara perlahan-lahan menjadi tujuan wisata baru di Pulau Flores.
Pantai Rangko sebagai Pintu Masuk ke GOa Bawah Laut Rangko

Warga Kampung Rangko yang dijumpai rombongan memberikan penjelasan singkat bahwa Pantai Rangko merupakan pintu masuk ke Goa Rangko. Setiap hari wisatawan mancanegara dan Nusantara dipandu oleh pemandu lokal mengantar wisatawan ke goa tersebut.

Perahu-perahu milik nelayan Kampung Rangko berlabuh untuk menunggu wisatawan berwisata ke Goa Rangko melalui jalur laut di bagian utara dari Labuan Bajo.

Rombongan melihat sebuah perahu sedang mengantar wisatawan menuju ke Goa Rangko.

Saat itu rombongan dipandu oleh warga Melo, Mama Adeo. Saat di dalam bemo, Mama Adeo memberikan penjelasan tentang keunikan Goa Rangko. Setiap saat warga lokal Labuan Bajo selalu membicarakan keunikan Goa Rangko.

Bahkan, agen perjalan wisata di Labuan Bajo menjual paket perjalanan wisata di bagian utara dari Labuan Bajo, salah satunya adalah Goa Rangko.

Dari Pantai Rangko hingga Bukit Cinta

Emilianus Egor, Agustina Bheni, Maria Daflora Echo bersama anak-anak yang masuk dalam rombongan bergerak dari Pantai Rangko dengan melintasi jalan hotmix di sepanjang pesisir pantai bagian utara dari Labuan Bajo hingga tiba di Bukit Cinta Labuan Bajo.

Hutan bakau di pesisir pantai utara dari Kota Labuan Bajo menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara dan Nusantara untuk mengunjungi destinasi di Pantai utara dari Pulau Flores. Rombongan iwsatawan Nusantara dari Papua dan Manggarai Timur, Jumat (26/7/2019) menjelajahi obyek wisata di bagian utara dari Kota Labuan Bajo.KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Hutan bakau di pesisir pantai utara dari Kota Labuan Bajo menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara dan Nusantara untuk mengunjungi destinasi di Pantai utara dari Pulau Flores. Rombongan iwsatawan Nusantara dari Papua dan Manggarai Timur, Jumat (26/7/2019) menjelajahi obyek wisata di bagian utara dari Kota Labuan Bajo.
Jalan strategis Nasional bagian utara itu belum lama ini sudah diaspal hotmix. Akses jalannya sudah mulus. Kendaraan yang membawa tamu dari Labuan Bajo berpapasan dengan kendaraan yang kami tumpangi.

Rombongan wisatawan Nusantara dari Papua ini sangat kagum dan terkejut dengan perkembangan pariwisata di Manggarai Barat dengan infrastruktur jalan yang hotmix.

“Saat mengelilingi Kota Labuan Bajo untuk makan siang, kami melihat turis mancanegara yang sedang berwisata di kota tersebut. Bahkan, pembangunan jalan hotmix di Kota Labuan Bajo terus diperbaiki,” jelasnya.

Berswafoto di Watu Kuda

Perjalanan wisata kali ini terwujud karena impian yang sudah lama untuk berwisata di bagian utara Labuan Bajo berkat informasi dari warga Manggarai Raya, Gregorius Dahu dan Nobi Cahaya Surya yang sudah pernah berwisata di pesisir utara dari Labuan Bajo.

Rombongan wisatawan berhenti di spot Watu Kuda, sebuah batu berbentuk kuda. Mereka mengabadikan dengan handphone untuk berswafoto dengan pemandangan alam di pesisir pantai utara tersebut. Bahkan, sejauh mata memandang ke arah laut bagian Utara sangat indah.

Bukit Cinta di Labuan Bajo sebagai salah satu tempat berwisata untuk mengabadikan keindahan alam di Pantai utara serta menikmati senja di Laut Labuan Bajo. orang lokal selalu berkunjung ke gundukan bukit itu untuk berswafoto bersama keluarga, Jumat (26/7/2019). KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Bukit Cinta di Labuan Bajo sebagai salah satu tempat berwisata untuk mengabadikan keindahan alam di Pantai utara serta menikmati senja di Laut Labuan Bajo. orang lokal selalu berkunjung ke gundukan bukit itu untuk berswafoto bersama keluarga, Jumat (26/7/2019).
“Berwisata singkat di seputar kawasan utara dari Labuan Bajo sungguh menakjubkan dengan pemandangan alam serta hutan bakau di pesisir pantai utara dari Pantai Rangko hingga di Bukit cinta Labuan Bajo,” kata wisatawan lokal asal Manggarai Timur, Antonius Ndoen kepada KompasTravel, Jumat (26/7/2019).

Goa Rangko Tersohor di Labuan Bajo

Saat itu rombongan wisatawan Nusantara asal Papua dan Manggarai Timur mendapat penjelasan dari pemandu lokal bahwa Goa Rangko sudah sangat tersohor di Labuan Bajo.

Goa yang berada di pinggir pantai laut Flores bagian utara dari Labuan Bajo selalu dikunjungi wisatawan mancanegara dan Nusantara.

Setiap hari wisatawan selalu membeli paket perjalanan untuk berwisata sekaligus berenang di kolam di dalam goa tersebut. Gua Rangko sangat berbeda dengan Goa Watu (Batu) Cermin.

Memang dari sisi letaknya, Goa Batu Cermin berada tak jauh dari Kota Labuan Bajo, sementara Goa Rangko butuh perjalanan darat kurang lebih 45 menit dari Kota Labuan Bajo.

Wisatawan Nusantara asal Papua dan Manggarai Timur sedang mengabadikan moment-moment indah saat berwisata di Pantai utara dari Kota Labuan Bajo, Jumat (26/7/2019). Obyek wisata pantai utara terus dipromosikan dengan didukung akses jalan strategis Nasional.KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Wisatawan Nusantara asal Papua dan Manggarai Timur sedang mengabadikan moment-moment indah saat berwisata di Pantai utara dari Kota Labuan Bajo, Jumat (26/7/2019). Obyek wisata pantai utara terus dipromosikan dengan didukung akses jalan strategis Nasional.
Kali ini KompasTravel ingin mengunjungi lagi obyek wisata goa bawah laut Rangko, namun keterbatasan waktu membuat perjalanan jurnalistik kali ini hanya sampai di Pantai Rangko.

Di Goa Rangko wisatawan bisa mandi di kolamnya. Ini yang membuat goa bawah laut Rangko berbeda dengan gua alam lainnya di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Perbedaan Sub Kelas Kereta Api, Harga Termurah pada Huruf P dan Z

Travel Tips
Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Travel Tips
Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Ulos Tidak Cuma Kain, Ragam Ulos di Suku Batak

Jalan Jalan
Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Jalan Jalan
Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Seharian di Lihpao Taiwan, dari Main Gokart sampai Bianglala Tertinggi

Jalan Jalan
Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Paket Hotel Tahun Baru di Jakarta, Millennium Hotel Sirih Beri Promo Rp 981.500

Promo Diskon
14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

Jalan Jalan
Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Perempuan Haid Tidak Dilarang Berkunjung ke Pulau Komodo, Asalkan..

Travel Tips
Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Menantang Nyali Menikmati Taiwan dari Gedung Tertinggi, Berani?

Jalan Jalan
8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

8 Tempat Glamping di Bogor, Cocok untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Jalan Jalan
Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Nongkrong di Loko Coffee Shop, Kedai Kopi Dekat Stasiun Bandung

Makan Makan
Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Jangan Tinggalkan di Pesawat, Ini Pentingnya Merobek Boarding Pass

Travel Tips
Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Saatnya Berwisata ke Yogyakarta, Bunga Amarilis Patuk Mulai Mekar

Jalan Jalan
4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

4 Kelas Kereta Api, Perbedaan Kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Premium

Travel Tips
[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

[POPULER TRAVEL] Bakmi Kampung Bali yang Legendaris | Bali Jadi Destinasi Romantis untuk Solo Traveler

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X