Kompas.com - 02/08/2019, 19:09 WIB
Suasana kopitiam Heap Seng Leong saat saya berkunjung ke sana, Rabu (29/6/2016) Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comSuasana kopitiam Heap Seng Leong saat saya berkunjung ke sana, Rabu (29/6/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedai kopi modern dapat dengan mudah ditemui di sudut Jakarta. Minum kopi kini bukan hanya sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan dengan banyaknya jumlah kedai kopi modern.

Sebelum kedai kopi modern, tren minum kopi juga dimeriahkan dengan kehadiran berbagai kopitiam di Jakarta.

Meskipun sama sama kedai kopi, ada yang membeda antara keduanya. Berikut lima perbedaannya.

1. Alat pembuat kopi

Owner Ya Kun Kaya Toast Indonesia, Lanny Budiman ditemui di acara peluncuran varian makanan dan minuman bari di Ya Kun Kaya Toast Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (1/8/2019) menyebutkan hal yang paling membedakan kopitiam dengan kedai kopi modern adalah alat pembuat kopi.

Kedai kopi modern mengandalkan mesin pembuat kopi modern, sedangkan kopi tiam mengandalkan alat tradisional yakni teko berukuran besar dengan leher panjang.

Teko ini dilengkapi saringan tradisional untuk menyaring ampas kopi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Jenis kopi

Setiap kedai kopi punya kopi ciri khas tersendiri. Menariknya jika di kopitiam ada standar menu yang sama hampir di semua kopitiam.

Kopi o berarti kopi hitam yang sudah ditambahkan gula, kopi o kosong berarti kopi hitam polos tanpa tambahan apa pun, kopi peng berarti es kopi dengan gula.

Untuk kopi coffee berarti kopi dengan susu dan sedikit gula, kopi c berarti kopi dengan campuran susu kental manis dan gula, yuan yang berarti kopi yang dicampur teh.

Di kedai kopi modern menunya lebih beragam dengan penamaan sesuai kreativitas dari masing-masing pengelola kedai kopi.

3. Kopi dengan susu yang berbeda

Baik kedai kopi modern maupun kopitiam terkenal dengan kopi susu. Namun yang paling membedakan adalah jenis susu yang digunakan.

Kedai kopi modern menggunakan susu jenis UHT sedangkan kopitiam menggunakan susu evaporasi. Perbedaan dua susu tersebut ada di kekentalan dan rasa manis yang dihasilkan.

Sepiring roti panggang bersisipkan butter dan segelas kopi butter dari kopitiam Heap Seng Leong.Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Sepiring roti panggang bersisipkan butter dan segelas kopi butter dari kopitiam Heap Seng Leong.

4. Makanan pendamping

Hal yang paling unik dari kopitiam adalah makanan pendamping yang dijual. Biasanya selalu ada telur setengah matang dan roti panggang atau bakar dengan selai butter atau srikaya. Tak sedikit pula kopitiam yang menjual nasi lemak atau kwetiauw goreng.

Di kedai kopi modern yang dijual umumnya adalah roti atau kue modern. Sangat sedikit kedai kopi modern yang menjual kue tradisional khas Indonesia.

5. Pembuat kopi

Jika kedai kopi modern dengan merek ternama mengandalkan barista yang sudah terlatih, beda hal dengan kopitiam.

Pembuat kopitiam biasanya adalah pemilik kopitiam sendiri yang sudah turun temurun membuat kopi dan belajar otodidak.

Dari tangan para pembuat kopi ini juga menentukan rasa serta kecepatan dalam membuat kopi.

6. Beda serapan budaya

Kopitiam berasal dari Bahasa Melayu kopi dan tiam dari Bahasa Hokkian yang artinya toko. Kopitiam merupakan produk budaya Melayu-Tionghoa di negara serumpun Melayu seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Di kedai kopi modern lebih mengarah ke negara barat, untuk itu jenis kopi yang disajikan biasanya juga menarah ke kiblat kedai kopi barat.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Kopeng Treetop Semarang Tahun 2021, Cuma Buka Weekend dan Hari Libur

Harga Tiket Kopeng Treetop Semarang Tahun 2021, Cuma Buka Weekend dan Hari Libur

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk Tol Kahyangan Magelang, Cuma Ada Saat Akhir Pekan

Harga Tiket Masuk Tol Kahyangan Magelang, Cuma Ada Saat Akhir Pekan

Jalan Jalan
 Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Padang, Ada Batu Malin Kundang

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Padang, Ada Batu Malin Kundang

Itinerary
Taman Safari Bogor Masuk Daftar Uji Coba, Ini 5 Vila di Sekitarnya

Taman Safari Bogor Masuk Daftar Uji Coba, Ini 5 Vila di Sekitarnya

Jalan Jalan
Pemkab Magelang Siapkan Tempat Wisata, Sinyal Internet Diperkuat

Pemkab Magelang Siapkan Tempat Wisata, Sinyal Internet Diperkuat

Travel Update
Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Travel Update
7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

Jalan Jalan
Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Travel Update
Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Travel Update
 6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

Jalan Jalan
Langkawi Malaysia Sambut Turis Domestik Lewat Travel Bubble

Langkawi Malaysia Sambut Turis Domestik Lewat Travel Bubble

Travel Update
Sandiaga Sebut Desa Tamansari di Banyuwangi Bisa Jadi Wisata Kelas Dunia

Sandiaga Sebut Desa Tamansari di Banyuwangi Bisa Jadi Wisata Kelas Dunia

Travel Update
Kampung Blekok Situbondo Masuk 50 Besar ADWI 2021 karena Unggulkan Ekowisata

Kampung Blekok Situbondo Masuk 50 Besar ADWI 2021 karena Unggulkan Ekowisata

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.