Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Gempa Banten, Ratusan Wisatawan Batalkan Perjalanan ke Kepulauan Seribu

Kompas.com - 02/08/2019, 23:05 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com – Ratusan wisatawan membatalkan liburan ke Kepulauan Seribu, Jakarta untuk keberangkatan Sabtu (3/8) pagi pasca-gempa bermagnitudo 7.4 berpusat di 147 km barat daya Sumur, Banten.

Wisatawan khawatir gempa di Banten menimbulkan tsunami hingga Kepulauan Seribu.

“Total tamu yang membatalkan sekitar 200 orang. Ada tamu-tamu yang ke Pulau Bidadari, Pulau Sepa, Pulau Putri. Akhir pekan ini sudah mulai ramai wisatawan,” kata Chief Executive Officer Bumi Wisata Indonesia, Nena saat dihubungi KompasTravel, Jumat (2/8) malam.

Menurut Nena, mayoritas wisatawan tak paham potensi tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG). Wisatawan, lanjutnya, mengira potensi tsunami bisa mencapai area Kepulauan Seribu.

“Potensi kerugian pasti ada. Kondisinya tamu sudah bayar,” tambahnya.

Marketing Manager Sheila Tour, Sherly Januarti mengatakan sudah ada sekitar 400 wisatawan untuk keberangkatan pada Sabtu (3/8) pagi.

Pihak Sheila Tour, lanjutnya, pada akhir pekan sedang banyak menangangi perjalanan grup ke Kepulauan Seribu.

“Kebetulan itu empat grup ke Kepulau Seribu dengan tujuan berbeda. Walaupun gempa potensi tsunami itu daerahnya itu di selatan, semua berpikirnya berdampak ke wisata laut. Semua panik. 90 persen itu minta dijadwalkan ulang,” kata Sherly saat dihubungi KompasTravel, Jumat (2/8) malam.

Ia menaksir potensi kerugian yang dialami atas pembatalan wisatawan ke Kepulauan Seribu sekitar Rp 500 juta. Menurut Sherly, pihak resort tak bisa memberikan pilihan penjadwalan ulang karena status area Kepulauan Seribu masih dinyatakan aman.

Sebelumnya, gempa bermagnitudo 7.4 mengguncang Jakarta dan sekitarnya, Jumat (2/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di akun Twitter miliknya mencatat, gempa berpusat di 7.54 LS,104.58 BT, 147 km barat daya Sumur, Banten dengan pusat di kedalaman 10 km.

Awalnya, BMKG menyebut gempa di Banten berpotensi tsunami. Dalam perkembangannya, BMKG telah mencabut peringatan dini potensi tsunami akibat gempa Banten.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com