Kompas.com - 03/08/2019, 12:06 WIB
Mie ayam klamud di Bantul, DI Yogyakarta. KOMPAS.com/MARKUS YUWONOMie ayam klamud di Bantul, DI Yogyakarta.

"Bumbu mie ayam yang bercampur kelapa muda. Tapi akhirnya pas juga dan kita baru berani menjualnya. Sehingga kalau dibilang rasanya gurih dan manis itu hasil kombinasi bumbu dengan kelapa mudanya," ujar Lestari.

Baca juga: 5 Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Wisata Puncak Sosok Bantul

Memang warung ini baru dibuka belum lama baru sebelum Ramadhan tahun 2019, dan sempat tutup karena karena karyawannya hamil.

Warung mie ayam ini didasari karena keinginan menyajikan mie ayam berbeda, karena di Bantul, dan DIY banyak penjual mie ayam dengan penyajian beragam.

"Spontanitas saja, gimana kalau coba disajikan pakai kelapa muda. Nah, karena iti dinamai mie ayam klamud. Klamud itu singkatan dari kelapa muda," ucapnya.

Sejak dibuka hingga kini, setiap hari menghabiskan 50 kelapa muda. Bagi yang tidak suka dicampur kelapa muda, bisa menikmati mie ayam biasa dengan harga Rp 8.000 per porsi. Untuk es teh dan es jeruk dibanderol Rp 2.000.

Salah seorang pembeli, Siti mengaku baru pertama kali menikmati mie ayam klamud.

Menurut dia rasanya unik dan berbeda dengan mie ayam pada umumnya. "Unik apalagi makannya di tengah sawah begini. Jadi berbeda," ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X