Pasca-gempa, Bagaimana Wisata di Kawasan Pantai Banten?

Kompas.com - 03/08/2019, 19:03 WIB
Suasana matahari tenggelam di kawasan KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/9/2018). Dalam upaya mempromosikan wilayah di ujung paling barat Pulau Jawa itu, Kementerian Pariwisata menggagas perhelatan Festival Pesona Tanjung Lesung yang memadukan festival olahraga (sport tourism) dan atraksi budaya. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO ASuasana matahari tenggelam di kawasan KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/9/2018). Dalam upaya mempromosikan wilayah di ujung paling barat Pulau Jawa itu, Kementerian Pariwisata menggagas perhelatan Festival Pesona Tanjung Lesung yang memadukan festival olahraga (sport tourism) dan atraksi budaya.

JAKARTA, KOMPAS.com – Dampak gempa yang mengguncang Banten pada Jumat (2/8/2019) mengakibatkan sejumlah bangunan rusak.

Data terbaru dampak gempa Banten, sekitar 200 unit bangunan mengalami kerusakan.

Bagaimana dengan hotel-hotel di kawasan Banten?

Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Banten yang juga Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Banten, Ashok Kumar menyebutkan, hotel-hotel di kawasan wisata pantai Banten tidak berdampak.

“Yang mendapat impact tingkat hunian. Hotel-hotel banyak yang sudah berkapasitas tahan gempa hingga skala 7,” ujar Ashok Kumar saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (3/8/2019).

Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia Ashok Kumar bersama Menteri Pariwisata Arief YahyaDok. Ashok Kumar Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia Ashok Kumar bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya
Ia menekankan, dari gempa yang terjadi, diketahui bahwa bangunan hotel-hotel di Banten dirancang tahan gempa.

Baca juga: BNPB Pastikan Seluruh Pengungsi Gempa Banten Sudah Pulang ke Rumah

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, ada calon tamu ada yang membatalkan reservasi hotel dan melakukan penjadwalan ulang.

Akan tetapi, tak sedikit pula wisatawan yang tetap bertahan dan menginap di hotel-hotel sekitar Banten.

Di kawasan Tanjung Lesung, masih ada turis Australia yang memilih bertahan pasca-gempa.

Meski demikian, ada penurunan pengunjung di sekitar kawasan Pantai Carita,Cinangka, Anyer, serta Tanjung Lesung.

“Penurunan pengunjung sampai sekitar 50 persen di area sekitar Pantai Carita, Cinangka, dan Tanjung Lesung,” kata Ashok.

Sementara, aktivitas pedagang dan wisatawan di sekitar kawasan pantai tetap berjalan.

Baca juga: Update Gempa Banten: 4 Meninggal, 223 Rumah Rusak

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X