Lagu Tanah Airku Iringi Ribuan Lampion Dieng Culture Festival 2019

Kompas.com - 05/08/2019, 14:08 WIB
Ratusan lampion terbang di langit malam Dieng Culture Festival 2019 diiringi lagu Tanah Airku.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Ratusan lampion terbang di langit malam Dieng Culture Festival 2019 diiringi lagu Tanah Airku.

BANJARNEGARA, KOMPAS.com – Senandung Negeri di Atas Awan menjadi rangkaian acara Dieng Culture Festival (DCF) 2019 hari ke-2, Sabtu (2/8/2019). Acara ini diadakan di Lapangan Pandawa, sama seperti Jazz Atas Awan sehari sebelumnya.

Penampil pada Senandung Negeri Atas Awan kali ini dibuka oleh Lemonade, dilanjutkan dengan Kua Etnika, guest star Isyana Sarasvati, dan Amorisa sebagai penutup. Acara ini dimulai sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca juga: Pusakata Bikin Dieng Culture Festival 2019 Makin Syahdu

Jumlah peserta yang memadati Lapangan Pandawa pun semakin berlipat. Dibanding acara di jam yang sama pada hari sebelumnya, jumlah penonton Senandung Negeri di Atas Awan jauh lebih banyak. Itu karena acara ini digelar pada malam minggu.

Sebelum acara dimulai, pengunjung sudah memadati venue acara. Tidak hanya pengunjung bertiket, mereka yang tidak bertiket juga turut hadir sehingga semakin membuat ramai suasana. Namun, tetap saja yang boleh masuk hanyalah mereka dengan tiket.

Bagimu Negeri Berkumandang di Dieng

Diperkirakan jumlah penonton yang hadir pada malam itu, baik di dalam atau luar venue mencapai lebih dari 10.000 orang. Meski demikian, banyaknya penonton tidak berpengaruh terhadap dinginnya udara di Dieng.

Satu hal yang menarik dari Senandung Negeri Atas Awan kali ini adalah saat penampilan Kua Etnika. Seorang seniman yang merupakan salah satu pendiri Kua Etnika, Djaduk Ferianto mengajak penonton untuk berdiri dan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.

Suasana saat Lagu Bagimu Negeri Berkumandang di Senandung Negeri Atas Awan 2019.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Suasana saat Lagu Bagimu Negeri Berkumandang di Senandung Negeri Atas Awan 2019.

Menurut Djaduk, Dieng Culture Festival 2019 adalah momen untuk kembali merajut persatuan, terutama usai penyelenggaraan Pilpres beberapa bulan yang lalu. “Tidak ada cebong, tidak ada kampret,” ujar seniman kelahiran Yogyakarta itu.

Para penonton pun kompak menyanyikan lagu Bagimu Negeri untuk menunjukkan semangat persatuan bangsa. Lagu ciptaan Kusbini itu pun berkumandang di langit malam Dieng yang saat itu bersuhu sekitar 10 derajat celcius.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X