Listrik Padam Buat Antrean Panjang "Check In" di Resepsionis Hotel

Kompas.com - 05/08/2019, 15:11 WIB
Ilustrasi hotelSHUTTERSTOCK Ilustrasi hotel

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemadaman listrik di Jakarta dan sekitar sejak Minggu (4/8/2019) berimbas pada tingkat hunian hotel. Banyak hotel di kawasan Jakarta dan sekitar memiliki tingkat hunian mencapai 100 persen.

"Sistem pemesanan kamar yang mereka lakukan adalah melalui onlines, website www.parador-hotels.com, dan ada juga yang walk in, tetapi kebanyakan tidak dapar kamar karena sudah full," kata Director Corporate Communications Parador Hotels Pramita Sari dihubungi KompasTravel, Senin (5/8/2019).

Pramita mengatakan mayoritas tamu check in hotel di atas pukul 16.00 WIB dan tamu yang walk in (mencoba memesan hotel langsung) datang pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Listrik Padam, Hotel di Kawasan Serpong dan Bintaro Penuh Tamu

Antrean panjang untuk check in dan memesan kamar hotel langsung juga terjadi di hotel-hotel seperti Merlynn Park Hotel, Jakarta Pusat dan Holiday Inn Jakarta Kemayoran, Jakarta Utara.

Salah satu tamu Merylnn Park Hotel, Angie menyebutkan tampak antrean panjang yang mengular di lobi hotel pada Minggu (4/8/2019) malam.

"Hotel ramai sekali dari kemarin sampai sekarang," kata Front Office (resepsionis) di Holiday Inn Kemayoran, Sella, dihubungi KompasTravel, Senin (5/8/2019).

Sella menyebutkan kebanyakan tamu yang menginap adalah tamu keluarga dengan anak atau balita. 

Pemadaman listrik di Jakarta dan skeitar berlangsung sejak Minggu (4/8/2019) dan masih berlanjut hingga sekarang (pukul 14.00) dengan pemadaman listrik bergilir per daerah. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X