Selalu hipnotis Turis, Kenali 5 Wilayah Indonesia Penghasil Kain Tenun

Kompas.com - 05/08/2019, 18:13 WIB
Perajin menunjukkan motif kain tenun ikat Troso yang sudah selesai diproduksi di Desa Troso, Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018). Selain terkenal dengan kerajinan seni ukir dan Pulau Karimunjawa sebagai destinasi wisata lautnya, Jepara juga menyimpan daya tarik lain yakni tenun ikat Troso, kerajinan kain tradisional yang sudah dimiliki warga desa setempat sejak 1935. ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHOPerajin menunjukkan motif kain tenun ikat Troso yang sudah selesai diproduksi di Desa Troso, Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018). Selain terkenal dengan kerajinan seni ukir dan Pulau Karimunjawa sebagai destinasi wisata lautnya, Jepara juga menyimpan daya tarik lain yakni tenun ikat Troso, kerajinan kain tradisional yang sudah dimiliki warga desa setempat sejak 1935.

Desa Pajam, adalah salah satu desa tertua yang diyakini masyarakat setempat sebagai asal muasal cerita peradaban Kerajaan Kaledupa di wilayah Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi.

Di Desa Pajam, kawasan Benteng Palea adalah salah satu obyek wisata yang sering dikunjungi wisatawan saat mengunjungi Kaledupa.

Di kawasan Benteng Palea, budaya tenun khas Kaledupa dilestarikan secara turun temurun dan ditetapkan pemerintah sebagai pusat kerajinan tenun atau Weaving Handicraft Center yang menjadi salah satu kawasan ecotourism andalan Wakatobi.

Baca juga: Berburu Aneka Motif Tenun Ikat Sikka di Kota Maumere

3. Tenun Ikat Troso

Tak banyak yang tahu bahwa Jepara juga memiliki sentra produksi kain tenun.

Jika daerah ini biasanya dikenal sebagai kota ukir, maka sebetulnya Jepara juga memiliki produksi berupa kain tenun. Kain Tenun Troso adalah Kain tenun ikat yang dihasilkan oleh warga desa Troso, Jepara.

Di desa ini terdapat beberapa tempat yang memproduksi tenun ikat dengan skala besar, bahkan hasil pembuatan tenun ikat di wilayah ini sampai diekspor ke luar negeri.

Motif kain tenun di daerah ini biasanya dibuat dengan corak lontong, tangga dan cemara.

Namun biasanya para produsen tenun di wilayah ini membuat kain tenun motif Sumba yang banyak diminati warga Pulau Bali.

Baca juga: Sejarah Sanggar Budaya Bliran Sina Merawat Tradisi Tenun Ikat Sikka

4. Kain Tenun Tidore

Kain tenun asal Tidore, Maluku Utara yang sempat hilang ratusan tahun lalu, kini kembali dikembangkan melalui kelompok anak muda Yayasan Ngofa Tidore, Sabtu (19/01/2019).KOMPAS.com/ YAMIN ABD HASAN Kain tenun asal Tidore, Maluku Utara yang sempat hilang ratusan tahun lalu, kini kembali dikembangkan melalui kelompok anak muda Yayasan Ngofa Tidore, Sabtu (19/01/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X