Rambut Gimbal, Nyai Roro Kidul, dan Permintaan Tak Biasa Para Bocah Dieng

Kompas.com - 06/08/2019, 19:30 WIB
Mbah Sumanto (73), pemangku adat dalam acara Dieng Culture Festival 2019. KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRIMbah Sumanto (73), pemangku adat dalam acara Dieng Culture Festival 2019.

Sejak usia 1 tahun

Mbah Sumanto menjelaskan, rambut gimbal pada tiap anak bisa muncul dari usia satu tahun. Namun sebelum muncul, bocah tersebut biasanya sakit-sakitan.

“Biasanya sakit-sakitan dulu, kejang-kejang. Nanti begitu muncul gimbalnya, sudah tidak sakit lagi,” ungkapnya.

Hal tersebut diamini Sugiarsih. Ia bercerita, Kayang mengalami sakit-sakitan sedari bayi. Badannya selalu panas dan tidurnya selalu susah.

“Sudah ke dokter, pengobatan segala macam. Tapi tidak berhasil. Sampai akhirnya rambut gimbal keluar di usia 1 tahun, saya baru sadar,” kisah Sugiarsih.

“Saya juga waktu kecil rambut gimbal,” lanjutnya sambil tertawa.

Meski bisa muncul mulai usia satu tahun, tak menutup kemungkinan ritual ruwatan (pemotongan rambut) baru dilakukan bertahun-tahun setelahnya. Mbah Sumanto punya kriteria sendiri untuk hal ini.

Menurutnya, usia paling baik untuk melakukan ritual pemotongan rambut gimbal adalah sejak 3 tahun, di saat anak tersebut bisa mengkomunikasikan permintaannya.

“Tapi ada juga yang sampai tua dipelihara (gimbalnya). Ada yang sampai 45 tahun,” lanjutnya.

Sebenarnya apa pentingnya ritual ini? Mbah Sumanto menjawab, berdasarkan kepercayaan, rambut gimbal merupakan “titipan” dari para leluhur. Titipan itu harus dipotong, kemudian dilarung (dihanyutkan) di Telaga Balekambang sebagai tanda terima kasih.

Hal ini sudah dilakukan penduduk Dataran Tinggi Dieng selama berpuluh tahun. Uniknya, rambut gimbal masih “menghantui” keturunan warga Dieng bahkan saat orang tersebut sudah pindah ke kota lain. Tak heran banyak peserta yang berasal dari luar Dieng, termasuk Jakarta.

Baca juga: Dieng Culture Festival 2019 Dikunjungi 177 Ribu Wisatawan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X