Tak Hanya Kota dan Pantai, Ini 5 Desa Wisata di Yogyakarta

Kompas.com - 10/08/2019, 05:42 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Libur akhir pekan dapat dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan positif yang dapat menyegarkan pikiran dari penat karena kegiatan sehari-hari.

Berkunjung ke daerah yang menyuguhkan pemandangan alam menyegarkan dapat menjadi salah satu pilihan alternatif.

Yogyakarta tak melulu tentang suasana kota dan pantainya yang elok. Anda pun dapat menikmati berbagai desa wisata yang telah dikelola dengan baik.

Berikut lima desa wisata di daerah Yogyakarta:

1. Desa Wisata Bobung

Desa ini terletak di Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Dilansir dari situs Dinas Pariwisata Yogyakarta, pada tahun 2011 lalu, desa wisata Bobung diresmikan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menjadi desa kerajinan topeng batik kayu.

Dilansir dari situs Pariwisata DIY, sejarah pembuatan topeng bermula dari kebiasaan masyarakat sekitar yang menggelar pentas seni tari Topeng Pandji setiap musim panen tiba sebagai bentuk rasa syukur kepada pencipta.

Baca juga: 5 Obyek Wisata Terbaik untuk Dikunjungi pada Bulan Agustus

Namun, kerajinan batik kayu di desa ini terus berkembang, bukan hanya memproduksi topeng kayu saja. Produksi kayu lain seperti nampan, wayang, gantungan kunci, dan lainnya juga dibuat oleh para pengrajin.

Workshop pembuatan batik kayu yang terbuka untuk umum juga disediakan di sini, sehingga para wisatawan dapat melihat pembuatan kerajinan batik kayu.

Terdapat pula galeri atau ruang pameran yang memajang berbagai karya seni batik kayu.

Tempat parkir dan kamar mandi umum juga memadai.

2. Desa Wisata Nglanggeran

Bagi Anda yang merindukan hijaunya alam, mengunjungi desa wisata ini menjadi pilihan tepat.

Masuk dalam komplek wisata Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran, desa wisata ini berjarak kurang lebih 25 kilometer dari pusat kota, atau tepatnya di Kalisong, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul.

Akses menuju ke lokasi juga tak susah. Desa wisata ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan umum atau pribadi.

Wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan penduduk sekitar dan merasakan langsung aktivitas masyarakat di daerah tersebut.

Baca juga: Jalur Pendakian Ditutup, Ini 5 Tempat Wisata Alternatif untuk Menikmati Gunung Slamet

Pengunjung dapat belajar menanam padi di sawah, membatik topeng, membuat berbagai kerajinan janur kelapa, belajar kesenian tradisional, turut dalam kegiatan kenduri, dan belajar memasak makanan lokal.

Tak hanya itu, wisatawan dapat menikmati berbagai fasilitas lain, seperti flying fox, outbond, camping area, kegiatan trekking, dan panjat tebing.

Jika memang memutuskan untuk bermalam, terdapat pula penginapan dan homestay.

3. Desa Wisata Manding

Bagi Anda yang tertarik dengan berbagai kerajinan kulit, datanglah ke desa wisata Manding.

Desa ini terletak di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Mading, Sabdodadi, sekitar 15 km dari pusat kota Yogyakarta.

Hingga saat ini, ratusan pengrajin kulit mendiami Desa Manding.

Para pengrajin di desa ini membuat berbagai kerajinan kulit seperti tas, dompet, pigura, gantungan kunci, jaket kulit, dan sabuk.

Rumah-rumah penduduk di desa wisata Manding juga menampilkan berbagai kerajinan kulit.

Harga yang ditawarkan di sini cukup terjangkau dan bisa ditawar.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Populer di Singapura

4. Desa Wisata Kelor

Desa Wisata Kelor terletak di Dusun Kelor, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Pemandangan alam yang hijau membentang seluas mata memandang.

Penduduk di sini mayoritas bekerja sebagai petani, peternak, dan membudidayakan jamur.

Sejumlah warga juga menanam pohon salak, sehingga wisatawan yang datang dan menginginkan buah ini dapat membeli langsung.

Berbagai fasilitas seperti outbond, flying fox, kegiatan masyarakat sehari-hari juga dapat dinikmati wisatawan.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat bermain-main di sungai dengan air jernihnya.

5. Desa Wisata Batik Tulis Giriloyo

Desa wisata ini terletak di kawasan Makam Imogiri. Desa ini menjadi salah satu sentra batik tulis terbesar di Yogyakarta.

Para pembatik di sini mempunyai kemampuan membatik secara turun temurun.

Baca juga: Di Bandung, Got Akan Disulap Jadi Wisata Air

Berbagai paket wisata ditawarkan bagi pengunjung dengan harga beragam.

Wisatawan akan didampingi belajar membatik, dari membuat pola hingga membatik memakai canting.

Setelah itu, pengunjung akan mendapat souvernir berupa hasil membatik di sehelai kain batik kecil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Whats Hot
Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Whats Hot
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Jalan Jalan
Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Whats Hot
Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Whats Hot
Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Whats Hot
Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Whats Hot
Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Whats Hot
Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Whats Hot
Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Whats Hot
Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Whats Hot
Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Whats Hot
Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Whats Hot
Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Whats Hot
Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X