Nikmatnya Olahan Bebek dengan Bumbu Genep Khas Bali

Kompas.com - 12/08/2019, 13:06 WIB
Bebek Maknyos Bumbu Grnrp Bali Robinson GamarBebek Maknyos Bumbu Grnrp Bali

DENPASAR, KOMPAS.com - Bali tidak hanya terkenal hanya dikenal dengan wisata alam dan seni budaya. Pulau Dewata juga kaya akan khasanah kuliner. Mulai dari ayam betutu, babi guling, sampai olahan bebek yang menggunakan bumbu genep khas Bali. 

Saat liburan ke Bali, pecinta kuliner bebek wajib datang ke restoran satu ini. Namanya Warung Bebek Maknyos, yang berlokasi tak jauh dari kantor Gubernur Bali. Dari Jalan Cok Agung Tresna, bertolaklah ke arah timur lalu belok ke Jalan Merdeka. 

Saat tiba di pertigaan dekat restoran Pisangku, ambil jalan lurus. Kurang lebih 25 meter sebelah kanan jalan akan terlihat papan nama Warung Bebek Maknyos. Dapur warung ini terletak di bagian depan. 

Baca juga: Akhir Pekan Ini, Yuk Nikmati Kuliner Bali Otentik di Jakarta

Ada beragam pilihan menu dengan bumbu khas ala Warung Bebek Maknyos. Mulai dari paket ayam, paket lele, paket gurami, paket lele, paket mujair, dan pastinya paket bebek. Paket dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp.17.500 sampai Rp. 30.000.

Bumbu yang digunakan seluruhnya rempah Bali. Terdiri dari belasan jenis rempah yang diolah menjadi satu atau dikenal dengan bumbu genep.

"Kurang lebih 15 jenis bumbu, diolah jadi satu sehingga rasanya lengkap," kata pemilik Warung Bebek Maknyos, Ida Ayu Putu Puji Utami kepada Kompas.com.

Menurut perempuan yang akrab disapa Utami itu, proses olahan bumbunya sangat menarik. Seluruh bumbu dihaluskan kemudian dicampur lalu dimatangkan dengan minyak panas selama lima jam, sehingga bumbu-bumbunya menyatu.

Baca juga: Foto Baju Adat Bali seperti Jokowi, Alternatif Oleh-Oleh dari Bali

Proses yang cukup panjang ini membuat bumbu terlihat seperti dodol. Sampai dirasa cukup siap bumbu diangkat dan siap diolah bersama bebek.

Sebelum dimasak dengan bumbu genep tadi, bebek terlebih dahulu direbus atau diungkep dengan rebusan buah mengkudu muda. Tujuannya agar bau amis daging bebek hilang.

Selanjutnya potongan daging bebek dimasak bersama bumbu genep dan diberi santan secukupnya. Hanya butuh waktu 10 menit sampai bumbu dan santan meresap ke dalam daging.

Baca juga: Ayam Betutu Punya Bumbu Rahasia, Mau Tahu?

Benar saja, saat dicicipi rasanya sungguh maknyos di lidah. Bumbunya sangat menyatu dengan daging bebek yang empuk.

Menurut Utami resep bumbu di Warung Bebek Maknyos adalah warisan keluarga. "Dulu ibu saya yang suka bikin bebek Maknyos, lalu saya coba buka usaha warung bebel dengan bumbu ini," ucapnya.

Warung Bebek Maknyos di tempat ini sendiri adalah cabang dari Warung Bebek Maknyos yang sebelumnya sudah buka di Tabanan. Setelah berjalan satu bulan, Warung Bebek Maknyos di Denpasar perlahan-lahan menarik minat pecinta Kuliner di Kota Denpasar. Apalagi rasanya khas bumbu Bali.

"Saya berharap Bebek Maknyos ini bisa diminati warga Denpasar, ini bukan soal makanan saja tapi ada cita rasa khas Bali di dalamnya," pungkas Utami.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Cagar Budaya di Jawa Tengah Tutup Sementara, Mana Saja?

Wisata Cagar Budaya di Jawa Tengah Tutup Sementara, Mana Saja?

Whats Hot
Museum Smithsonian di AS Kumpulkan Artefak dari Kerusuhan Capitol

Museum Smithsonian di AS Kumpulkan Artefak dari Kerusuhan Capitol

Whats Hot
5 Tempat Glamping di Bogor yang Asyik, Pas untuk Libur Akhir Pekan

5 Tempat Glamping di Bogor yang Asyik, Pas untuk Libur Akhir Pekan

Jalan Jalan
6 Resor Mewah di Tepi Sungai Ayung, Bali yang Mendamaikan

6 Resor Mewah di Tepi Sungai Ayung, Bali yang Mendamaikan

Jalan Jalan
Bepergian ke Singapura Saat Pandemi Covid-19, Ini yang Perlu Diketahui

Bepergian ke Singapura Saat Pandemi Covid-19, Ini yang Perlu Diketahui

Whats Hot
Daftar Maskapai Penerbangan Teraman di Dunia Tahun 2021

Daftar Maskapai Penerbangan Teraman di Dunia Tahun 2021

Whats Hot
Patuhi Protokol Kesehatan Saat Bepergian meski Sudah Divaksin, Ini Alasannya

Patuhi Protokol Kesehatan Saat Bepergian meski Sudah Divaksin, Ini Alasannya

Whats Hot
Inggris Raya Tutup Semua Koridor Perjalanan Mulai 18 Januari 2021

Inggris Raya Tutup Semua Koridor Perjalanan Mulai 18 Januari 2021

Whats Hot
Virtual Tur Ini Bawa Kamu Jalan-jalan ke The Metropolitan Museum of Art di AS

Virtual Tur Ini Bawa Kamu Jalan-jalan ke The Metropolitan Museum of Art di AS

Whats Hot
Coba Paket Wisata Live In agar Puas Jelajah Desa Asal Muasal Angkringan

Coba Paket Wisata Live In agar Puas Jelajah Desa Asal Muasal Angkringan

Jalan Jalan
Panduan Lengkap ke Kebun Buah Mangunan, Negeri Atas Awan di Yogyakarta

Panduan Lengkap ke Kebun Buah Mangunan, Negeri Atas Awan di Yogyakarta

Travel Tips
13 Hal yang Perlu Diketahui Soal Turbulensi Pesawat

13 Hal yang Perlu Diketahui Soal Turbulensi Pesawat

Travel Tips
16 Lokasi Layanan Rapid Test Antigen dari Lion Air Group dan Jadwalnya

16 Lokasi Layanan Rapid Test Antigen dari Lion Air Group dan Jadwalnya

Whats Hot
Sempat Diterjang Lahar Dingin Semeru, Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Sempat Diterjang Lahar Dingin Semeru, Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Whats Hot
Data Pegipegi: Tren Staycation Meningkat Selama Libur Nataru 2020/2021

Data Pegipegi: Tren Staycation Meningkat Selama Libur Nataru 2020/2021

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X