Kompas.com - 13/08/2019, 18:07 WIB
Petang di Embung Nglanggeran, Gunungkidul. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPetang di Embung Nglanggeran, Gunungkidul.

GUNUNGKIDUL, KOMPAS.com – Sore hari adalah saat yang pas untuk berjalan-jalan dan menikmati suasana. Matahari yang sudah mulai condong ke arah barat membuat udara tidak lagi panas sehingga nyaman untuk dinikmati.

Saat musim kemarau seperti ini, matahari terbenam menjadi momen yang dinanti. Itu karena langit cenderung lebih cerah sehingga ufuk barat lebih besar kemungkinannya untuk terlihat ketika matahari terbenam.

Baca juga: Tanjung Kesirat, Tempat Terbaik Menikmati “Sunset” di Gunungkidul

Keindahan matahari terbenam tak hanya tersaji untuk para fotografer saja. Siapa pun bisa menikmati momen pergantian siang menjadi malam itu. Salah satu tempat yang pas untuk menikmati sunset adalah di Embung Nglanggeran.

Lokasi Embung Nglanggeran tepatnya berada di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Embung yang berada dalam kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran ini bisa ditempuh sekitar satu jam dari Kota Yogyakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Embung Nglanggeran dengan ketinggian 495 meter di atas permukaan laut

Embung Nglanggeran merupakan waduk kecil tempat menampung air yang memiliki luas sekitar 0,34 hektar. Air embung ini digunakan untuk sarana pengairan di area perkebunan sekitar.

Dibangun pada pertengahan 2012 silam, Embung Nglanggeran mulai diresmikan pada tanggal 19 Februari 2013 oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Ini juga merupakan embung pertama di Yogyakarta.

Baca juga: Gunung Kunir, Spot Sunset Menawan yang Tersembunyi di Purworejo

Selain untuk pengairan, Embung Nglanggeran juga dimanfaatkan sebagai obyek wisata. Itu karena keindahan panorama yang dapat disaksikan dari embung berketinggian sekitar 495 meter di atas permukaan laut ini.

Kawasan Gunung Api Purba Dilihat dari Embung Nglanggeran, Gunungkidul.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kawasan Gunung Api Purba Dilihat dari Embung Nglanggeran, Gunungkidul.

Mulai dari sisi utara, tersaji pemandangan barisan Gunung Api Purba. Tampak formasi batuan yang eksotis dengan latar depan Embung Nglanggeran yang terlihat bagai kolam raksasa. Saat musim kemarau, debit air embung ini berkurang cukup drastis.

Sementara sisi selatan, hamparan Kabupaten Gunungkidul tampak membentang begitu luas. Terlihat pegunungan di ujung selatan yang memanjang bagai benteng raksasa. Memandang ke arah selatan rasanya seperti melihat hutan yang luas karena banyaknya pepohonan.

Sementara sisi barat menampilkan pemandangan matahari terbenam. Meski terdapat beberapa bukit, ufuk barat masih bisa disaksikan. Saat waktunya pas, matahari terbenam bisa disaksikan tanpa terhalang oleh bukit.

Matahari Terbenam Dilihat dari Embung Nglanggeran, Gunungkidul.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Matahari Terbenam Dilihat dari Embung Nglanggeran, Gunungkidul.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Ungaran via Perantunan

Rute Menuju Basecamp Pendakian Gunung Ungaran via Perantunan

Jalan Jalan
Chile Sambut Kembali Turis Asing Mulai Oktober 2021

Chile Sambut Kembali Turis Asing Mulai Oktober 2021

Travel Update
Sambut PON XX Papua 2021, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Papua

Sambut PON XX Papua 2021, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Papua

Travel Update
PPKM sampai 4 Oktober 2021, Mal 5 Daerah Ini Uji Coba Buka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

PPKM sampai 4 Oktober 2021, Mal 5 Daerah Ini Uji Coba Buka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Travel Update
Syarat Lengkap Pendakian Gunun Arjuno-Welirang, Bawa Bukti Vaksin Covid-19

Syarat Lengkap Pendakian Gunun Arjuno-Welirang, Bawa Bukti Vaksin Covid-19

Travel Update
Asyik! Rumah Winnie the Pooh Jadi Kenyataan dan Bisa Dipesan Wisatawan

Asyik! Rumah Winnie the Pooh Jadi Kenyataan dan Bisa Dipesan Wisatawan

Travel Update
Wajib Masuk Bucket List Liburan, Ini 6 Potensi Wisata Sabah di Pulau Borneo

Wajib Masuk Bucket List Liburan, Ini 6 Potensi Wisata Sabah di Pulau Borneo

BrandzView
Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi, Hanya Jalur Pasuruan

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi, Hanya Jalur Pasuruan

Travel Update
Singapura Bakal Terima Penumpang Transit dari Indonesia Mulai 22 September

Singapura Bakal Terima Penumpang Transit dari Indonesia Mulai 22 September

Travel Update
Syarat Terbaru Terbang ke Indonesia untuk WNI per 17 September 2021

Syarat Terbaru Terbang ke Indonesia untuk WNI per 17 September 2021

Travel Update
Pencinta Hallyu, Ini 4 Kawasan Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Pencinta Hallyu, Ini 4 Kawasan Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

BrandzView
Kemenhub Bantah Isu Penerbangan Internasional Mulai Dibuka di Bandara Bali

Kemenhub Bantah Isu Penerbangan Internasional Mulai Dibuka di Bandara Bali

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis ke Pinus Sari Yogyakarta Meningkat Saat Akhir Pekan

Jumlah Kunjungan Turis ke Pinus Sari Yogyakarta Meningkat Saat Akhir Pekan

Travel Update
5 Villa di Puncak dengan Private Pool, Ada yang Airnya Hangat

5 Villa di Puncak dengan Private Pool, Ada yang Airnya Hangat

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Penerbangan Internasional ke Indonesia untuk WNA, Efektif 17 September

Syarat Terbaru Penerbangan Internasional ke Indonesia untuk WNA, Efektif 17 September

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.