Demonstrasi di Hong Kong, Ini Imbauan Kemenlu untuk WNI

Kompas.com - 14/08/2019, 13:18 WIB
Seorang polisi terjengkang ketika menghadapi pendemo di Bandara Internasional Hong Kong 13 Agustus 2019. Penerbangan di bandara kembali dibatalkan buntut kelompok pro-demokrasi yang menguasai bandara selama dua hari beruntun, AFP/MANAN VATSYAYANASeorang polisi terjengkang ketika menghadapi pendemo di Bandara Internasional Hong Kong 13 Agustus 2019. Penerbangan di bandara kembali dibatalkan buntut kelompok pro-demokrasi yang menguasai bandara selama dua hari beruntun,

JAKARTA, KOMPAS.com - UU Ekstradisi menyebabkan demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh sebagian besar warga Hong Kong. Selain Bandara Internasional Hong Kong, demonstrasi juga ditargetkan di beberapa kawasan wisata seperti Tsim Tsa Tsui dan Causeway Bay.

Baca juga: Amankah Berkunjung ke Hong Kong Saat Ini?

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu) mengeluarkan imbauan untuk para Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Hong Kong. Berikut daftarnya seperti dikutip dari rilis yang diterima KompasTravel, Rabu (14/8/2019): 

1. Cermati perkembangan keamanan terakhir

Wisatawan yang ingin berpergian ke Hong Kong diimbau untuk update informasi terkait perkembangan kerusuhan di Hong Kong. Informasi ini dapat diperoleh dari aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri.

2. Tunda perjalanan

Jika tidak mendesak, Kemenlu RI mengimbau WNI untuk menunda keberangkatan ke Hong Kong. Pasalnya, belum ada kepastian perihal kapan berakhirnya demonstrasi di Hong Kong.

3. Tetap tenang dan waspada

Bagi WNI yang berada atau sedang menetap di Hong Kong, Kementerian Luar Negeri mengimbau untuk tetap tenang dan waspada. Kemenlu menghimbau bagi para WNI untuk menjauhi lokasi-lokasi yang berkumpulnya para demonstran dan tidak terlibat dengan kegiatan politik setempat.

WNI diharap senantiasa mengikuti instruksi dari otoritas setempat Hong Kong dan memantau informasi di laman Facebook Konsultan Jendral Republik Indonesia di Hong Kong (KJRI Hong Kong).

4. Ketahui nomor darurat

Hotline KJRI Hong Kong dapat dihubungi untuk WNI yang mengalami keadaan darurat di Hong Kong. KJRI Hong Kong dapat dihubungi melalui WhatsApp dengan nomor +852 6894 2799 / +852 6773 0466 / +852 5294 4184 atau melalui tombol darurat aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X