Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Pesan Tarian Tepi Woja di Manggarai Timur, Flores

Kompas.com - 20/08/2019, 19:11 WIB
Markus Makur,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

Jehamat mengungkapkan, hidup di zaman teknologi ini, generasi muda tidak lagi menampilkan nyiru sebagai peralatan untuk menampi padi dan beras karena memakai alat-alat modern seperti mesin giling.

Tarian Tepi Woja bermaksud mengingatkan kembali bahwa nenek moyang orang Manggarai Timur memakai nyiru atau doku untuk memisahkan beras, padi dengan gabahnya.

Inilah sejumlah tarian khas Manggarai Timur yang terus dipertahankan di SMPK Waemokel, diantaranya Tarian Sanggu Alu, Tarian Kawane (tarian Toleransi), Tarian Lipa Songke dan Tarian Tepi Woja.

Selain tarian tradisional, ada juga tarian modern yang dipentaskan oleh siwa dan siswi SMPK Waemokel sesuai dengan perkembangan tarian modern.

“Saat HUT RI tahun ini, SMPK Waemokel menampilkan dua atraksi budaya, yakni Tarian Lipa Songke dan Tepi Woja. Dan juga menampilkan Kebhinnekaan Pakaian adat Nusa Tenggara Timur saat menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu perjuangan pada Puncak Upacara 17 Agustus 2019 di Lapangan Upacara Waelengga,” tambah Belasius Jehamat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com