Kompas.com - 20/08/2019, 21:00 WIB
Menu angkringan khas Yogyakarta di Restoran Kayu Manis, Hotel Tentrem, Yogyakarta. KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMANMenu angkringan khas Yogyakarta di Restoran Kayu Manis, Hotel Tentrem, Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu fasilitas yang didapat saat menginap di hotel adalah sarapan prasmanan sepuasnya. Semakin tingi bintang hotel, biasanya sarapan yang disajikan semakin beragam,

Namun jangan salah, saat menyantap makanan prasmanan sepuasnya ada trik tersendiri. Trik ini digunakan agar dapat menyantap makanan yang memang benar lezat dan bergizi.

Berikut ini adalah tujuh trik bersantap sarapan prasmanan di hotel.

1. Lakukan survei terlebih dahulu

Jangan langsung mengambil makanan yang ada di dekat meja kamu. Berkelilinglah terlebih dahulu, lihat makanan apa saja yang disajikan oleh hotel untuk sarapan.

2. Pilih makanan di pondokan (yang dimasak langsung)

Alih-alih mengambil makanan yang sudah disajikan, cobalah untuk memesan makanan di pondok masak yang telah disediakan.

Paling mendasar dan mudah ditemui saat sarapan di hotel adalah pondok telur. Di sana tersedia omelet, telur dadar, atau telur mata sapi. Di hotel bintang lima bahkan ada lebih banyak pondok masak.

Makanan di pondok masak bisa dimasak sesuai selera. Yang pasti, makanan di pondok masak selalu disajikan dalam keadaan hangat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Coba makanan lokal

Sarapan prasmanan di hotel adalah waktu yang paling tepat untuk mencoba kuliner lokal setempat.

Setiap hotel baik di luar maupun dalam negeri selalu menyajikan hidangan khas setempat bagi para tamu yang menginap.

4. Buat roti isi sendiri

Daripada mengambil roti isi atau sandwich yang telah dibuatkan hotel, kamu sebenarnya bisa membuat sendiri dengan berbagai bahan yang telah disediakan.

Momen membuat roti isi sendiri juga bisa jadi momen yang menyenangkan untuk kamu.

Menu sarapan di Hotel Yokohama di Phokara, Nepal. Hotel ini menyediakan kamar dengan harga Rp 55.000 per malam, kamar mandi privat dan jemputan di terminal bus Phokara.KOMPAS/ELOK DYAH MESSWATI Menu sarapan di Hotel Yokohama di Phokara, Nepal. Hotel ini menyediakan kamar dengan harga Rp 55.000 per malam, kamar mandi privat dan jemputan di terminal bus Phokara.
5. Buat yogurt parfait sendiri

Seperti sandwich, membuat yogurt parfait sendiri juga mudah dan menyenangkan.

Ambilah yogurt dengan pilihan rasa sendiri, tambahkan buah, granola, atau sereal.

Yogurt buat sendiri lebih sedap dan mengenyangkan.

6. Pilih buah yang paling mahal

Harga buah paling mahal yang umumny ada di prasmanan sarapan hotel adalah aneka buah beri contohnya stroberi, blueberrry, redberry, atau blackberry.

Bahkan di luar negeri, buah beri ini termasuk yang paling mahal apalagi di Indonesia.

7. Habiskan makanan yang diambil

Inti dari makan prasmanan adalah bertanggung jawab dengan pilihan. Jangan kalap apalagi serakah dengan mengambil makanan di luar porsi kemampuan kamu.

Limbah makanan menyumbang emisi yang besar bagi pemanasan global.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.