Semilir Angin Segar dari Danau Toba

Kompas.com - 22/08/2019, 07:00 WIB
Panorama Danau Toba dilihat dari Bukit Huta Ginjang di Desa Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Selasa (23/8/2016). Obyek wisata ini terletak kurang lebih berjarak 8 kilometer dari Bandara Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPanorama Danau Toba dilihat dari Bukit Huta Ginjang di Desa Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Selasa (23/8/2016). Obyek wisata ini terletak kurang lebih berjarak 8 kilometer dari Bandara Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com – Sinar matahari kala itu di Danau Toba tertutup awan-awan yang menggumpal. Semilir angin telah membuai hingga saya terlena dibuatnya. Hamparan danau vulkanik terbesar di dunia ini menghipnotis mata.

Pada sebuah sore jelang kepulangan ke Jakarta, saya masih ingin menjelajahi Danau Toba. Keindahan alam Danau Toba yang dikelilingi tebing dengan ketinggian 1.200 meter ini serasa memanggil untuk datang.

(Baca juga: 5 Pesona Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba)

Akhirnya, dari Bandara Silangit di Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Bukit Penatapan Hutaginjang jadi pilihan. Sebuah pilihan obyek wisata yang tak pernah saya sesalkan untuk dikunjungi.

Letak Bukit Panatapan Huta Ginjang berada sekitar 8 kilometer dari Bandara Silangit. Bukit Huta Hinjang menawarkan pemandangan Danau Toba dari ketinggian.

Huta Ginjang di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.KOMPAS.com/MEI LEANDHA Huta Ginjang di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Wisatawan akan melewati jalan yang berkelok-kelok dan sedikit tak rata jelang tiba di Bukit Huta Ginjang. Waktu tempuh dari Bandara Silangit terbilang tak lama yakni 10 menit menggunakan mobil.

Di sepanjang jalan menuju lokasi Huta Ginjang, banyak pepohonan pinus yang tumbuh di di pinggir jalan.

(Baca juga: Instruksi Presiden, Pembangunan Infrastruktur Pendukung Pariwisata Danau Toba Dikebut)

Sejauh mata memandang, hamparan hutan pinus yang kokoh dan tumbuh liar menjadi pemandangan yang menyegarkan mata dan siap membuat hati tenang bagi yang melihatnya.

Begitu tiba, semilir angin bertiup di punggung bukit yang terjal di sisi ujung yang menghadap ke Danau Toba. Seorang warga dari Tapanuli Utara, Danang, menyebutkan Bukit Panatapan Huta Ginjang ini juga merupakan tempat landasan terbang olahraga udara gantole dan paralayang.

Pelataran Parkir Bukit Huta Ginjang di Desa Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Selasa (23/8/2016). Obyek wisata ini terletak kurang lebih berjarak 8 kilometer dari Bandara Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Pelataran Parkir Bukit Huta Ginjang di Desa Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Selasa (23/8/2016). Obyek wisata ini terletak kurang lebih berjarak 8 kilometer dari Bandara Silangit, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Di bukit ini, wisatawan bisa duduk di tepi landasan terbang melihat perbukitan yang ditumbuhi pepohonan pinus sambil menikmati angin semilir. Mengarahkan lensa kamera ke berbagai sudut Danau Toba sudah pasti akan menghasilkan foto yang indah.

Bukit Huta Ginjang memang salah satu alasan yang tepat saat berlibur ke Danau Toba. Bagi warga ibukota seperti saya yang kerap terjebak dengan kemacetan lalu lintas, Huta Ginjang adalah tempat yang bisa meningkatan hormon endorphin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X