Kata Emirates soal Persaingan Maskapai di Asia Pasifik

Kompas.com - 22/08/2019, 20:08 WIB
Sebuah Airbus A380 milik maskapai penerbangan Emirates. ShutterstockSebuah Airbus A380 milik maskapai penerbangan Emirates.

JAKARTA, KOMPAS.com - Persaingan maskapai di Asia Pasifik terbilang ketat. Dari 10 besar maskapai terbaik dunia versi Skytrax, tujuh di antaranya merupakan maskapai basis Asia Pasifik. Meski demikian masih ada dua maskapai Timur Tengah dan satu maskapai dari Eropa yang masuk dalam daftar tersebut.

Salah satu maskapai dari Timur Tengah adalah Emirates yang berada di peringkat lima maskapai terbaik dunia versi Skytrax.

Country Manager Emirates Indonesia, Rashid Al Ardha berbicara mengenai kompetisi maskapai di Asia Pasifik yang juga menjadi pesaing besar di daftar maskapai terbaik di dunia.

"Persaingganya sungguh kuat. Mereka (maskapai Asia Pasifik) layanan dan produknya sangat bagus. Mereka juga terkenal sangat detail," kata Rashid ditemui di acara media gathering di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (22/8/2010).

Baca juga: Terbaru 2019, Ini Daftar Maskapai di Seluruh Terminal Bandara Soetta

Rashid mengatakan Emirates juga berusaha untuk menarik konsumen dengan memberi banyak detail tambahan. Layaknya pesawat baru, fasilitas yang lebih nyaman, dan layanan yang lebih baik.

Paling penting ketika Emirates memiliki fasilitas ekstra, mereka juga berusaha untuk mengkomunikasikan kepada konsumen lewat iklan. Baik itu iklan above the line (di media mainstream) maupun below the line (selain media mainstream).

"Ketika kami bilang slogan 'Fly Better' itu sebuah janji yang besar. Itu tanggung jawab bagi kami untuk sampaikan ke konsumen," kata Rashid.

Baca juga: 20 Maskapai dengan Kabin Kelas Ekonomi Terbaik di Dunia 2019

Rashid juga mengatakan semua market konsumen baginya penting, begitu pula dengan penumpang di berbagai kelas pesawat.

Hal lain yang membedakan Emirates dengan maskapai pesaing lain di Asia Pasifik adalah Emirates tidak mengambil pasar rute penerbangan pendek. Emirates hanya menggarap rute penerbangan menengah dan panjang (mulai 8 jam).

Selain itu, Rashid mengatakan Emirates percaya diri dengan hubnya yakni di Dubai yang menjadi keunggulan dibanding maskapai Asia Pasifik lain.

"Dubai ini merupakan karunia dari Tuhan. Kami ada di tengah-tengah dunia," jelas Rashid.

Kota Dubai di Negara Uni Emirat Arab.Shutterstock Kota Dubai di Negara Uni Emirat Arab.

Dari Dubai, Emirates menerbangkan pesawatnya ke berbagai destinasi dunia. Mengingat 60 persen penumpang pesawat menurut Rashid punya pertimbangan utama saat memilih maskapai adalah jaringan (rute dan destinasi), baru hal lain seperti layanan atau produk.

Saat ini Emirates terbang ke 158 tujuan di 85 negara, dengan 257 armada pesawat penumpang dan 12 pesawat barang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X