Kompas.com - 23/08/2019, 19:45 WIB

KOMPAS.com - Sunyoto (67) memutar setir dengan sigap. Tangan kirinya memegang persneling, menggantinya dari satu gigi ke gigi lain. Padahal mobil yang ia kendarai, Volkswagen 181 alias VW Safari, tergolong sulit digunakan. Maklum, mobil berwarna krem berplat nomor BN 1680 PO itu merupakan keluaran tahun 1973.

Hari itu, Rabu (17/7/2019), Pak Sunyoto bertugas mengantarkan saya dan beberapa awak media untuk berkeliling Kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Mobil yang dikendarainya merupakan salah satu dari 51 unit VW Safari yang tergabung dalam “VW Tour Explore Borobudur”. Tak hanya krem, mobil-mobil tua tersebut juga memiliki aneka warna lainnya seperti merah, biru langit, sampai hijau mint.

“Paling tua keluaran 1973 dan paling muda keluaran 1976,” tutur Sunyoto sambil tersenyum ramah.

Mobil-mobil antik tersebut juga berasal dari berbagai daerah. Sebut saja Bangka Belitung, Bogor, Jakarta, dan Bandar Lampung. Dalam waktu tiga jam, Pak Sunyoto mengantar kami berkeliling desa wisata dan beberapa spot foto ciamik di sekitar Candi Borobudur. Menggunakan caping di kepala, kami berfoto ria. Mengangkat tangan tinggi-tinggi, menikmati udara bersih sepanjang perjalanan naik mobil antik kap terbuka.

Tur naik VW Safari di kawasan Candi Borobudur, MagelangDOK.KEMENPAR Tur naik VW Safari di kawasan Candi Borobudur, Magelang

Salah Satu Atraksi Baru

VW Tour Explore Borobudur adalah salah satu atraksi wisata terbaru di kawasan ini. Wisatawan bisa memilih rentang waktu tur mulai dari dua, tiga, hingga enam jam. Kocek yang dikeluarkan untuk sewa per mobil sebesar Rp 250.000 (dua jam), Rp 350.000 (tiga jam), dan Rp 600.000 (enam jam). Satu mobil VW Safari bisa dinaiki lima orang termasuk pengendara.

“Biasanya turis minta diajak ke desa-desa wisata. Desa Nglipoh, Camera House, dan lain-lain,” ujar Sunyoto.

Keberadaan VW Tour Explore Borobudur menambah warna bagi pariwisata di sekitar kawasan Candi Borobudur. Edy Setijono, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWCPRB) mengatakan program ini untuk mendistribusikan wisatawan dari Candi Borobudur ke kawasan sekelilingnya.

“Wisatawan akan diajak berkeliling mulai dari shelter di dalam komplek Candi Borobudur dan singgah di spot-spot menarik yang dimiliki oleh desa-desa sekitarnya,” tuturnya saat peluncuran VW Tour Explore Borobudur, Jumat (3/11/2017).

VW Tour Borobudur melewati beberapa desa wisata di sekitar Candi Borobudur.KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI VW Tour Borobudur melewati beberapa desa wisata di sekitar Candi Borobudur.

Pria yang akrab dipanggil Tyo itu juga mengatakan ada kemungkinan paket wisata tersebut diubah dari manual ke digital. Wisatawan bisa memesan melalui aplikasi dan membayar dengan cashless.

“Mungkin pakai uang elektronik, kartu debet, atau lainnya,” tutur dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Travel Tips
Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.