Daftar Tarif Bagasi Rute Domestik dari 7 Maskapai Penerbangan Indonesia

Kompas.com - 03/09/2019, 16:43 WIB
Ilustrasi perempuan bawa koper. SHUTTERSTOCKIlustrasi perempuan bawa koper.

KOMPAS.com - Terhitung per 1 September 2019, Lion Air Group menerapkan tarif baru untuk bagasi. Tarif tersebut bergantung pada jarak penerbangan dan berat barang bawaan yang ingin dimasukan ke bagasi.

Baca juga: Catat, Info Lengkap Ketentuan Bagasi 6 Maskapai Indonesia

Lalu bagaimana dengan maskapai-maskapai penerbangan Indonesia lainnya? Bagi kamu yang akan berpergian naik pesawat, berikut KompasTravel sudah siapkan daftar lengkap harga bagasi pesawat.

Biaya yang tercantum berikut ini bergantung pada jarak tempuh rute dari masing-masing maskapai dan kapan penerbangan tersebut dilaksanakan. Hal lainnya adalah berat dan dimensi barang bawaan. Harga bisa berubah-ubah sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.

Jika kamu ingin check-in bagasi selalu ingat untuk hadir setidaknya dua jam sebelum jam keberangkatan. Persiapkan dengan matang-matang barang yang dimasukan ke dalam bagasi, agar tidak melanggar peraturan perusahaan maskapai penerbangan.

ILUSTRASI - Koper di bandaraShutterstock ILUSTRASI - Koper di bandara

1. Lion Air

Lion Air mengambil kebijakan mengenai biaya bagasi berdasarkan keputusan dari pihak Lion Air Group karena mengikuti perkembangan pasar penerbangan.

"Seiring perkembangan pasar penerbangan, Lion Air dan Wings Air sudah memberlakukan penerapan bagasi 0 kg serta mengenakan biaya terhadap kapasitas (berat) bagasi tercatat untuk penerbangan domestik dan internasional," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro dalam siaran pers, Senin (26/8/2109).

Bagi kamu yang berpergian ke Jogja dari Jakarta (CGK-JOG) dikenakan biaya bagasi sebesar Rp 24.000 per kg, untuk rute Jakarta Medan (CGK-KNO) Rp 49.000 per kg. Untuk rute Jakarta Bali dengan bagasi 5 kg dipungut biaya Rp 155.000.

Lion Air memberi batasan kuota bagi penumpangnya yang ingin melakukan pembelian bagasi yaitu maksimal 30 kg. Namun jika kamu berpergian dengan ringkas dengan Lion Air, kamu dapat menaruh barang di bagasi kabin yang memfasilitasi para penumpangnnya dengan berat barang maksimal 7 kg.

2. Wings Air

Wings Air memberlakukan penerapan bagasi 0 kg serta mengenakan biaya terhadap kapasitas (berat) bagasi bagi penerbangan domestik dan Internasional (Malaysia).

Tarif bagasi tambahan Wings Air prepaid baggage (bagasi bayar di muka) disesuaikan dengan waktu atau kapan penerbangan itu dilaksanakan, rute penerbangan, dan berat setiap barang. Jadi masing-masing rute penerbangan memiliki harga bagasi yang tidak sama.

Contohnya untuk rute Denpasar Bali-Bima (NTB) dikenakan biaya Rp 28.000 per kg. Untuk penerbangan Bandung-Bengkulu, penumpang harus mengeluarkan kocek Rp 44.000 per kg.

3. Batik Air

Berbeda dengan dua maskapai yang berada di naungan Lion Air Grup, Batik Air memberi fasilitas bagasi secara gratis kepada penumpangnnya sebanyak 20 kg.

Untuk tarif kelebihan berat (excess baggage), tarif tergantung rutenya. Seperti rute Jakarta - Jogja dihargai Rp 33.000 per kg. Namun, untuk perjalanan Jakarta - Medan (CGK-KNO), penumpang harus membayar tarif sebesar Rp 70.000 per kg.

4. Citilink

Citilink memberikan fasilitas bagasi gratis sebesar 20 kg. Namun tidak jarang para penumpang butuh ruang lebih untuk barang bawaan mereka. Citilink juga menyediakan tarif bagasi tambahan. Untuk rute Jakarta - Surabaya (CGK - SUB) Rp 35.000 per kg dan penerbangan Padang - Jakarta (PDG) - (HLP) dipungut biaya Rp 45.000 per kg, untuk Semarang - Jakarta (SRG) - (HLP) biayanya Rp 25.000 per kg.

Baca juga: Tarif Bagasi Baru Maskapai Lion Air Group per 1 September 2019

5. Garuda Indonesia

Untuk membeli bagasi tambahan, Garuda Indonesia melayani pre-paid excess baggage , kamu bisa lebih hemat membeli tambahan bagasi lebih awal. Pre-paid excess baggage ini bisa dibeli di Kantor Penjualan Garuda Indonesia, website atau mobile app Garuda Indonesia maksimum 24 jam sebelum keberangkatan.

Khusus untuk pembelian melalui website atau mobile app Garuda Indonesia, pembelian pre-paid excess baggage harus dilakukan bersamaan dengan pembelian tiket pesawat. Tarif bagasi tambahan Garuda Indonesia sebagai contoh Timika - Jakarta (TIM) - (CGK) Rp 372.900/ kg, rute Surabaya - Jakarta (SUB) - (CGK) Rp 106.700 per kilogram, dan Jakarta - Solo (CGK) - (SOC) Rp 81.400/kg

6. AirAsia Indonesia

AirAsia Indonesia memberikan bagasi gratis hanya diberikan untuk penumpang domestik, yaitu seberat 15 kg. Apabila kamu membawa barang melebihi 15 kg, kamu harus membayar biaya kelebihan bagasi.

Bagi kamu yang ingin terbang dengan Airasia dengan rute Jakarta-Bali, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya, Bali-Bandung, biaya bagasi terbaru memiliki tarif yang sama. Berat 20 kg biayanya Rp 88.000, 25 kg biayanya Rp 105.600, 30 kg biayanya Rp 176.000, dan untuk 40 kg biayanya Rp 308.000.

7. Sriwijaya

Tercatat dari satu Maret 2019 Sriwijaya Air resmi mengurai kuota gratis Kuota Bagasi Gratis. Penyesuaian bagasi berlaku untuk economy class dari 20 kg menjadi 15 kg, serta ATR dari 15 kg menjadi 10 kg. Maskapai penerbangan Sriwijaya Air Grup menetapkan aturan ini berdasarkan penyesuaian besaran free baggage alowance.

Aturan ini hanya berlaku untuk bagasi, sedangkan barang di kabin tidak ada perubahan. Sriwijaya Air menyediakan prepaid baggage yang dilakukan di kantor penjualan Sriwijaya air, travel agent, serta website Sriwijaya air.

Sriwijaya Air memasang tarif rata-rata senilai Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Namun tarif ini berbeda tergantung rute keberangkatan dan tujuan. Seperti rute, Jakarta - Makassar Rp 45.000 per kg. Lalu, Jakarta - Manado via Makassar dan Ternate, Rp 96.000 per kg.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X