Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 06/09/2019, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Kisah KKN Desa Penari viral di media sosial. Beberapa nama tempat ikut di perbincangkan demi mengungkap misteri lokasi dari cerita ini, salah satu nama yang disebut adalah Telaga Rowo Bayu Banyuwangi.

Dilasnir dari TribunTravel, kisah tentang KKN Desa Penari ini awalnya diunggah oleh akun Twitter @SimpleM81378523.

Bergabung di Twitter sekitar februari 2019, akun ini telah memiliki 245 ribu lebih pengikut. Akun ini memang kerap mengunggah cerita-cerita berbau horor dan misteri.

Utasan yang panjang saat digabungkan, membentuk kisah viral ini yang dicuitkan di akun Twitter yang selesai dalam beberapa hari.

Kisah horor nan mencekam yang ditulis dalam kurun waktu 11 hari ini, menunjukkan teka-teki latar tempat di salah satu daerah di Jawa Timur.

Akun tersebut menyatakan cuitan ini ia tulis berdasarkan kisah nyata yang disebut KKN Desa Penari. Meski berdasarkan kisah nyata, akun Twitter @SimpleM81378523 enggan menjelaskan secara rincih lokasi dari KKN.

Namu,  ia sempat mencuit sebuah foto sebuah telaga dalam tweet klarifikasi soal kisah KKN Desa Penari yang merupakan foto Telaga Rowo Bayu Banyuwangi.

Beberapa pusaka yang dikirab menuju Rowo Bayu, Banyuwangi, Minggu (11/12/2016). Setelah sampai di Rowo Bayu, mereka menggelar drama kolosal Perang Puputan Bayu yang menceritakan perjuangan rakyat Blambangan melawan Belanda dipimpin oleh Pangeran Jogopati.KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Beberapa pusaka yang dikirab menuju Rowo Bayu, Banyuwangi, Minggu (11/12/2016). Setelah sampai di Rowo Bayu, mereka menggelar drama kolosal Perang Puputan Bayu yang menceritakan perjuangan rakyat Blambangan melawan Belanda dipimpin oleh Pangeran Jogopati.
Rowo Bayu merupakan salah satu tempat wisata di Banyuwangi, tepatnya di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Berjarak 35 km dari Kota Banyuwangi dengan ketinggian sekitar 800 mdpl, membuat tempat ini tampak asri dengan perpohonan rindang di sekitarnya.

Rowo Bayu tidak hanya tempat wisata alam saja, tapi juga sebagai tempat wisata sejarah yang menyimpan misteri sejarah Kerajaan Blambangan.

Di sanam terdapat petilasan Prabu Tawang Alun, Raja Blambangan, serta ada tiga mata air atau sendang. Ketiga mata air ini memiliki nama Sendang Keputren, Sendang Wigangga dan Sendang Kamulyan.

Sendang Wigangga berbentuk seorang wanita membawa kendi dilengkapi dengan pancuran di kendinya, sedangkan Sendang Kamulyan posisinya berada di belakang petilasan.

Selain itu, ada juga Candi Puncak Agung Macan Putih yang didirikan untuk menghormati roh para leluhur, yang telah berjasa dalam mempertahankan tanah Blambangan saat Perang Puputan Bayu tahun 1771.

Untuk kamu yang berencana mengunjungi tempat ini, jangan lupa untuk mengisi daya ponselmu sampai penuh. Tempat ini sayang dilewatkan untuk mengabadikan gambar dengan sudut-sudut lokasi yang indah. Selain itu, stop kontak akan susah untuk dijumpai disini.

Namun, akun Twitter @SimpleM81378523 menyatakan bahwa foto yang diunggah bukan karena Rowo Bayu Banyuwangi lokasi sungguhan dari kisah KKN Desa Penari. Foto itu digunakan hanya sebagai ilustrasi seperti apa salah satu tempat dalam cerita yang viral di medsos itu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+