Kompas.com - 07/09/2019, 13:26 WIB

Laporan tersebut menunjukkan untuk Bali, setiap 1.000 wisatawan yang bermalam di sana, sama dengan mendukung 409 pekerjaan.

Angka tersebut menjadikan Bali menempati destinasi wisata dengan jumlah pekerjaan tertinggi yang didukung wisatawan.

Namun, patut dicatat bahwa kemungkinan ini disebabkan upah pekerja yang lebih rendah dan fakta bahwa turis yang mengunjungi Pulau Dewata juga cenderung banyak mengeluarkan uang.

Dalam laporan tersebut, hanya sebesar 2.620 dollar AS atau Rp 37 juta dari pendapatan pariwisata yang diperlukan untuk menunjang satu pekerjaan di bidang tersebut di Bali.

Tak mau terlena

Meski banyak laporan yang menyatakan Bali sebagai destinasi wisata terfavorit, tak lantas membuat Bali jadi terlena.

Kabid Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata Bali Dewa Ayu Laksmi mengatakan, predikat tersebut sedianya membuat pemerintah Bali berbenah untuk menyediakan infrastruktur yang lebih siap.

"Boleh saja orang memberikan award, memberikan peringkat, tapi yang penting bagaimana kita me-manage Pulau Bali yang kecil ini sebagai tujuan destinasi wisata dunia," ujar Ayu saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (7/8/2019).

Secara kuantitas, Bali termasuk destinasi yang paling menyedot wisman di Indonesia. Namun, bandara yang berada di Bali kapasitasnya terbatas.

Menurut Ayu, seringkali pelayanan kurang maksimal karena tingginya jumlah wisatawan tak seimbang dengan infrastruktur penunjang yang tersedia.

Dengan demikian, alih-alih berupaya menyedot wisman sebanyak-banyaknya, Ayu menilai sebaiknya Bali terlebih dulu mempersiapkan diri dengan fasilitas yang layak untuk menampung mereka.

"Pertama, kita harus berbenah. Kan yang paling penting bagi kita, bagaimana ini bisa sustain dengan mengusung pariwisata budaya," kata Ayu.

"Jadi okelah kalau ada yang memberi peringkat, dilirik saja. Tapi tidak terlena karena itu," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.