Kompas.com - 08/09/2019, 20:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika ada yang bertanya ikon kota Medan, dengan mudah menjawab Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mashun. Keberadaan keduanya tidak dapat dipisahkan, sebab Masjid Raya Al Masun tadinya berada dalam komplek yang sama dengan Istana Maimun.

Masjid Raya Al Mashun merupakan salah satu masjid tertua di Medan. Masjid ini dibangun pada pemerintahan Sultan Ma'mun Alrasyid Perkasa Alam pada 1906 dan selesai pada 1909. Dengan kata lain, usia masjid kini genap 110 tahun.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Seputar Masjid Raya Medan

Bentuk bangunannya sendiri sangat unik, memadukan gaya Mughal (India), Eropa (Spanyol), dan Melayu. Hal ini terlihat dari pintu kayu yang dicat biru dan kuning. Warna kuning menyiratkan Melayu karena Sultan Deli merupakan orang Melayu.

Pada bagian pintu-pintunya terdapat ornamen Spanyol yang melengkung dan kaca patri besar berwarna-warni. Sedangkan pada dinding-dindingnya terdapat ornamen bermotif ala India.

Tiang masjid yang kokoh terbuat dari marmer asli dari Italia, berjumlah delapan tiang yang mengelilingi masjid. Mimbar yang digunakan saat hari Jum’at dan Ramadhan, memiliki seni bercorak India.

Pengunjung berfoto di kawasan Masjid Raya Al Mashun di Medan, Sumatera Utara.Kompas.com/Silvita Agmasari Pengunjung berfoto di kawasan Masjid Raya Al Mashun di Medan, Sumatera Utara.

Jika masuk ke dalam masjid akan dibuat terkagum dengan berbagai corak dan ornamen tampak presisi dari segi bentuk dan pemilihan warna.

Masjid Raya Al Mashun juga terkenal memiliki Al Qur'an berusia tua yang dipajang di pintu masuk jama'ah laki-laki. Meski sudah berusia ratusan tahun, Al Qur'an yang ditulis dengan tangan ini masih dapat dibaca dengan jelas.

Baca juga: Ada Al Quran Berusia Ratusan Tahun di Masjid Raya Medan

Setiap Ramadhan, Masjid Raya Al Mashun terkenal memiliki tradisi menyajikan bubur sop anyang untuk berbuka puasa. Masjid Raya Al Mashun sampai saat ini juga menjadi jejak kejayaan Kesultanan Deli, cikal bakal Kota Medan masa kini.

Al Quran berusia ratusan tahun di Masjid Raya Medan Tribun Medan/ Riski Cahyadi Al Quran berusia ratusan tahun di Masjid Raya Medan

Jangan lewatkan untuk berkunjung ke Masjid Raya Al Mashun saat ke Medan. Umat lintas agama dipersilahkan untuk memasuki kawasan masjid. Asalkan mematuhi aturan dengan memakai pakaian sopan terutama pengujung perempuan dengan pakaian tertutup dan mengenakan hijab atau kerudung.

Pihak masjid meminjamkan kerudung bagi yang tidak membawa atau memakai. Bagi perempuan yang sedang menstruasi, sebaiknya tidak memasuki kawasan masjid. Jangan lupa jaga ketenagan dan hormati orang yang sedang beribadah.

Jika membawa kendaraan sendiri, parkirakan kendaraan di gedung-gedung seberang masjid. Lantaran lokasi masjid yang berada di pusat kota tidak memiliki kantung parkir.

Masjid Raya Al Mashun beralamat di Jalan Sisingamangaraja Nomor 61, Kota Medan, Sumatera Utara. Masjid buka 24 jam setiap hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun Raya Bedugul Bali, Ada Pohon Berusia Lebih dari 100 Tahun

Kebun Raya Bedugul Bali, Ada Pohon Berusia Lebih dari 100 Tahun

Jalan Jalan
8 Rooftop Kafe Medan yang Instagramable, Ada yang Serba Ungu

8 Rooftop Kafe Medan yang Instagramable, Ada yang Serba Ungu

Jalan Jalan
10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

Jalan Jalan
Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Travel Update
9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

Jalan Jalan
Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Travel Update
GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Travel Update
Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Travel Update
Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.