Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata Wonogiri, Bersantai di Pantai Sembukan yang Masih Sepi

Kompas.com - 09/09/2019, 20:02 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Ni Luh Made Pertiwi F.

Tim Redaksi

WONOGIRI, KOMPAS.com – Kabupaten Wonogiri memiliki pantai-pantai dengan keindahan panorama yang eksotis. Pantai Sembukan menjadi salah satu obyek wisata yang bisa dikunjungi di pesisir selatan Wonogiri.

Pantai yang masuk kawasan Geopark Gunung Sewu ini lokasinya tidak terlalu jauh dari Pantai Nampu yang sudah banyak dikunjungi. Jika wisatawan ingin mencari alternatif pantai lain selain Nampu yang masih cukup sepi, maka Pantai Sembukan pas untuk dikunjungi.

Baca juga: Menyambangi Kecantikan Pasir Putih Nampu, Pantai Paling Timur Wonogiri

Saat ini Pantai Sembukan masih relatif lebih sepi daripada Nampu. Mereka yang ingin menikmati keindahan panorama alam berbalut ketenagan bisa melakukannya di sana.

Pantai Sembukan tepatnya berada di Desa Paranggupito, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Jarak tempuh dari Kota Wonogiri adalah sekitar 60 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih 1,5 jam.

Pantai Sembukan dengan garis pantai yang sempit

Berbeda dengan Nampu yang garis pantai pasir putihnya panjang. Pantai Sembukan hanya memiliki kawasan pasir putih yang tidak terlalu luas.

Meski demikian, wisatawan masih bisa bermain air di kawasan pasir putih yang tidak terlalu luas itu. Akan tetapi saat air laut surut, bibir pantai akan menyisakan hamparan batu dan karang sehingga kurang nyaman untuk tempat bermain air.

Kawasan pasir putih Pantai Sembukan saat air laut surut.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kawasan pasir putih Pantai Sembukan saat air laut surut.

Selain itu seperti lazimnya pantai selatan lain, aktivitas berenang dilarang dilakukan di Pantai Sembukan. Itu karena ombak pantai selatan yang besar sehingga membahayakan siapa pun yang berenang di sana.

Saat air surut, pantai ini paling pas dilakukan untuk foto-foto. Karang yang tidak terjangkau ombak bisa dimanfaatkan wisatawan untuk berfoto di atasnya.

Keindahan pesisir selatan dari bukit karang Pantai Sembukan

Pesona keindahan Pantai Sembukan ternyata baru akan tersaji jika wisatawan berjalan mengikuti jalan setapak yang kondisinya sudah dicor menuju puncak bukit.

Nantinya, pemandangan pesisir selatan yang begitu indah akan menanti di ujung jalan. Waktu tempuh sampai puncak bukit pun tidaklah jauh, yakni hanya sekitar 10-15 menit saja.

Baca juga: Pesona “Sunrise” di Watu Cenik Wonogiri yang Bisa Membuatmu Terpana

Keindahan Pantai Sembukan yang tampak dari ketinggian pun sudah bisa dinikmati saat dalam perjalanan menuju puncak bukit. Semakin ke atas, maka pemandangan akan semakin terlihat jelas.

Puncak bukit sebelah barat Pantai Sembukan bisa dibiang merupakan gardu pandang. Kondisi puncak bukit juga sudah dipagari dan diberi lantai berwarna merah sehingga aman untuk ditapaki.

Pesisir selatan dilihat dari Bukit Pantai Sembukan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Pesisir selatan dilihat dari Bukit Pantai Sembukan.

Dari puncak bukit, tampak hamparan pesisir selatan yang memanjang ke arah timur. Terlihat pula beberapa obyek seperti Watu Narada di Pantai Buyutan, Tanjung Klayar di kawasan Pantai Klayar, hingga pulau-pulau yang ada di Pantai Kasap.

Sementara sisi barat tidak begitu menampilkan pemandangan pesisir yang memanjang. Itu karena terdapat beberapa bukit karang yang menjorok ke lautan sehingga menghalangi pemandangan jauh ke arah barat.

Baca juga: Pemburu Senja, Cobalah Pergi ke Bukit Widodaren di Wonogiri

Namun, wisatawan akan disuguhkan dengan pemandangan Pantai Klotok yang tepat berada di sebelah barat Pantai Sembukan dari ketinggian. Salah satu keistimewaan Pantai Klotok adalah adanya reruntuhan dermaga.

Dermaga di Pantai Klotok Wonogiri yang tidak selesai dilihat dari bukit Pantai Sembukan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Dermaga di Pantai Klotok Wonogiri yang tidak selesai dilihat dari bukit Pantai Sembukan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Travel Update
Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Travel Update
Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Travel Update
Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Travel Update
Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Jalan Jalan
Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Travel Update
4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

Hotel Story
Beri Makan Rusa di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Simak Aturan Pakannya

Beri Makan Rusa di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Simak Aturan Pakannya

Travel Tips
Promo Kereta Api Mudik Belakangan Ekstra Hemat, Bayar Tiket 80 Persen

Promo Kereta Api Mudik Belakangan Ekstra Hemat, Bayar Tiket 80 Persen

Travel Update
4 Wisata Hutan Pinus di Bantul Yogyakarta

4 Wisata Hutan Pinus di Bantul Yogyakarta

Jalan Jalan
Rute Menuju Palalangon Park Ciwidey Bandung

Rute Menuju Palalangon Park Ciwidey Bandung

Jalan Jalan
Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel-hotel di Kota Batu Tak Sesuai Harapan

Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel-hotel di Kota Batu Tak Sesuai Harapan

Travel Update
Wahana dan Aktivitas Wisata di Palalangon Park Ciwidey

Wahana dan Aktivitas Wisata di Palalangon Park Ciwidey

Jalan Jalan
Palalangon Park Ciwidey: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Palalangon Park Ciwidey: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Wajah Baru Alun-alun Kebumen, Kapal Mendoan Jadi Daya Tarik Pemudik

Wajah Baru Alun-alun Kebumen, Kapal Mendoan Jadi Daya Tarik Pemudik

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com