Lewat Siji, Cara Beda Nikmati Koleksi Museum Seni Rupa dan Keramik

Kompas.com - 10/09/2019, 10:00 WIB
Koleksi lukisan yang berada di dalam Museum Seni Rupa dan Keramik. Dok. Jakarta TourismKoleksi lukisan yang berada di dalam Museum Seni Rupa dan Keramik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Museum Seni Rupa dan Keramik di Pagelaran Nilai Tradisi Sejarah Fatahillah pada hari Minggu, 8 September 2019, memperkenalkan aplikasi baru bernama Siji kepada pengunjung.

Siji adalah platform pengenalan gambar tanpa penanda untuk ponsel pintar yang dirancang untuk mengubah media, merek, dan produk menjadi pengalaman digital yang menyajikan berbagai konten.

Melalui satu aplikasi gratis yang diunduh di ponsel pintar, Siji terbuka dalam mode kamera dan menjadi "lensa" yang mempunyai fungsi interaktif dan kaya akan konten.

Konten yang diberikan bisa berupa augmented reality (AR), tautan web, grafiti digital, foto, audio hingga video.

Tanda yang menunjukkan bahwa lukisan dapat di scan dengan aplikasi Siji.KOMPAS.com / NI PUTU DINANTY Tanda yang menunjukkan bahwa lukisan dapat di scan dengan aplikasi Siji.

Pengguna aplikasi ini pada dasarnya dapat memindai (scan) majalah, koran, buku, poster, maupun bungkus produk yang sudah ditandai atau terdaftar di Siji. Kini koleksi lukisan yang ada di Museum Seni Rupa dan Keramik sudah bisa digunakan dengan aplikasi ini.

"Koleksi lukisan yang ada di museum bisa di scan pakai siji, tapi belum semuanya. Cuma yang ada tandanya," ujar Hendra, salah satu penjaga stand Museum Seni Rupa dan Keramik di Pagelaran Nilai Tradisi Sejarah Fatahillah.

Beberapa lukisan dipamerkan pada pagelaran itu dan semuanya bisa di scan dengan aplikasi Siji.

Salah satu lukisan di stand Museum Seni Rupa dan Keramik yang dapat di scan dengan aplikasi Siji. Lukisan ini menceritakan tentang perang gerilya (Seiko) pada tahun 1944 yang dilukis oleh Sudjojono tahun 1968.KOMPAS.com / NI PUTU DINANTY Salah satu lukisan di stand Museum Seni Rupa dan Keramik yang dapat di scan dengan aplikasi Siji. Lukisan ini menceritakan tentang perang gerilya (Seiko) pada tahun 1944 yang dilukis oleh Sudjojono tahun 1968.

Pengunjung cukup mengunduh aplikasi Siji secara gratis di Play Store. Setelah itu, daftar sebagai pengguna baru dan aplikasi itu pun sudah bisa dipakai.

Arahkan kamera ponsel pada lukisan yang bisa di scan dengan aplikasi Siji dan tunggu sekitar lima hingga sepuluh detik. Kemudian lukisan pun akan menampilkan video dan foto-foto yang menjelaskan dan menggambarkan lukisan tersebut.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X