Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/09/2019, 07:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebentar lagi Jepang akan memasuki waktu musim gugur dan musim dingin.

Japan Tourism Organization mendorong wisatawan Indonesia untuk berkunjung kedua musim ini, menjelajah daerah di Jepang yang terkenal dengan wissata salju dan pemandangan daun berguguran.

"Musim gugur adalah musim terbaik di Jepang karena suhunya yang terbilang pas, tidak terlalu panas tetapi juga tidak terlalu dngin," kata Senior Director JNTO Shogo Isobe ditemui di peluncuran Japan Travel Fair di Mal Kota Kasablanka, Jumat (30/8/2019).

Baca juga: BERITA FOTO: Asyiknya Liburan Musim Salju di Hokkaido Jepang

Executive Director JNTO Jakarta Izumi Amano juga menambahkan di musim gugur, kuliner Jepang terkenal tambah lezat. Ia beralasan, banyak sayur dan beras khusus yang hanya dipanen saat musim gugur.

Beberapa destinasi wisata musim dingin dan gugur yang direkomendasikan oleh Shogo adalah Hokkaido, pulau paling Utara di Jepang yang terkenal dengan wisata musim dingin.

Pemandangan Kota Hakodate dilihat dari atas Gunung Hakodate, Prefektur Jepang, Jumat (15/2/2019). Wisatawan bisa naik ke atas Gunung Hakodate dengan kereta gantung.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pemandangan Kota Hakodate dilihat dari atas Gunung Hakodate, Prefektur Jepang, Jumat (15/2/2019). Wisatawan bisa naik ke atas Gunung Hakodate dengan kereta gantung.

Hokkaido terkenal sebagai tempat ski jelas dunia, dengan salju champagne yang seperti bubuk, tidak basah dan licin.

Selanjutnya ada Minakami, kota yang berjarak satu jam dari Tokyo ditempuh memakai kereta. Kota ini terkenal sebagai destinasi musim dingin dengan pemandian air panas alami (onsen).

Rekomendasi ke tiga jatuh pada Chubu, daerah di pusat Jepang yang memiliki sembilan prefektur. Terdiri dari Aichi, Fukui, Gifu, Ishikawa, Nagano, Nigata, Shizuoka, Toyama, dan Yamanashi.

"Jadi untuk wisata musim gugur dan musim dingin, bisa ke destinasi yang tidak jauh dari Tokyo," Jelas Isobe.

Wisatawan Indonesia sendiri menurut Isobe paling banyak datang ke Jepang saat musim semi, disusul musim dingin, musim gugur, dan musim panas.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+