BJ Habibie Suka Makan Barongko, Apakah Itu?

Kompas.com - 11/09/2019, 21:08 WIB
ILUSTRASI - Barongko Sajian Sedap/RobertusILUSTRASI - Barongko

KOMPAS.com - Kepergian Presiden RI ke-3 BJ Habibie meninggalkan duka bagi masyarakat Indonesia. BJ Habibie pernah menceritakan kepada beberapa media bahwa ia gemar menyantap Barongko.

Baca juga: Mengenang BJ Habibie Lewat 3 Camilan khas Makasar Favoritnya

Seperti dikutip dari Nova, salah satu makanan favorit BJ Habibie adalah Barongko. Barongko merupakan makanan khas Bugis-Makassar yang terbuat dari pisang yang dihaluskan, telur, santan, gula pasir, dan garam.

Semua bahan ini dicampur lalu dibungkus daun pisang lalu dikukus. Menurut Sous Chef Hotel Santika Makasar, Yohanis Tanga Guling, pisang yang digunakan adalah pisang kepok yang sudah matang.

"Bahannya adalah pisang kepok yang matang, santan kelapa, telur ayam, gula pasir," kata Chef Yohanis Tanga Guling saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/09/2019).

Semua bahan, lanjutnya, dicampur dan dihaluskan. Kemudian adonan dibungkus daun pisang. Setelah itu, dikukus sampai matang kemudian siap disajikan.

Menurut Chef Yohanis, rasa Barongko perpaduan antara manis dari pisang dan gurih dari santan. Untuk menghadirkan rasa manis sangat tergantung dari kematangan pisang. Jadi pisang yang dipilih harus benar-benar matang.

Baca juga: Jambatan Barelang, “Golden Gate” Indonesia Peninggalan BJ Habibie

Chef Yohanis menjelaskan bahwa camilan ini mudah ditemukan di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia menyarankan untuk mencari Barongko di sepanjang Jalan Lasindrang.

"Kisaran harganya Rp 3.000 hingga Rp 5.000," katanya.

Ia menambahkan bahwa camilan ini juga kerap muncul pada menu sarapan di hotel di Makassar, salah satunya di Hotel Santika Makasar.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X