Akhir Tahun ke Korea Bebas Visa, Ini 5 Obyek Wisata di Seoul

Kompas.com - 13/09/2019, 18:06 WIB
Pemandangan Kota Seoul, Korea Selatan. KOMPAS.com / NI PUTU DINANTYPemandangan Kota Seoul, Korea Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Seiring dengan popularitas lagu, film, dan drama mereka, pariwisata di Korea Selatan juga meningkat.

Banyak wisatawan baik di dalam hingga luar negeri yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun datang untuk menjelajahi beberapa tempat menarik di beberapa kota, seperti Seoul.

Sebagai ibu kota Korea, Seoul tidak hanya terdapat gedung pencakar langit dan pusat perbelanjaan tetapi juga menjadi jantung dari industri hiburan.

Baca juga: Catat! Bebas Visa ke Korea Khusus Bulan Oktober-Desember 2019

Kota ini memiliki berbagai tujuan eksotis, mulai dari keindahan alam hingga bangunan bersejarah yang sering muncul dalam film dan drama.

Berikut tujuh destinasi wisata yang biasanya dikunjungi saat pertama kali mengunjungi Seoul, Korea Selatan.

Seoul Tower.KKday Image Resources Seoul Tower.

1. N Seoul Tower

Menara Seoul Namsan adalah tempat wisata jenis menara pertama di Korea.

Puncak menara hampir 480 meter di atas permukaan laut, termasuk Gunung Namsan (243m) dan ketinggian menara sendiri (236,7m), sehingga menjadikannya salah satu menara tertinggi di Asia.

Menara ini terdiri dari Seoul Tower Plaza, baru-baru ini dibuka untuk akses publik setelah 40 tahun, dan N Seoul Tower yang dioperasikan oleh CJ Foodville sejak 2005.

Baca juga: 6 Obyek Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan

Menara ini pertama kali didirikan sebagai menara penyiaran untuk mengirimkan sinyal TV dan radio pada tahun 1969. Namun, saat ini telah menjadi salah satu landmark representatif dan tempat multi-budaya di Seoul.

Lokasi menara ini berada di 105, Namsangongwon-gil, Yongsan-gu, Seoul. Buka setiap Senin sampai Minggu pukul 10.00 sampai 23.00, kecuali hari Sabtu pukul 10.00 sampai 00.00.

Biaya masuk untuk dewasa seharga 10.000 won (Rp 120.000) dan anak-anak 8.000 won (Rp 95.000).

Istana Gyeongbok atau Gyeongbokgung Palace di sebelah utara kota Seoul, Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon tahun 1395. Istana ini jadi salah satu tempat wisata favorit yang dikunjungi turis Indonesia. KOMPAS.com/APRILLIA IKA Istana Gyeongbok atau Gyeongbokgung Palace di sebelah utara kota Seoul, Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon tahun 1395. Istana ini jadi salah satu tempat wisata favorit yang dikunjungi turis Indonesia.

2. Gyeongbokgung Palace

Dibangun pada tahun 1395, Istana Gyeongbokgung juga biasa disebut sebagai Istana Utara karena lokasinya paling jauh ke utara jika dibandingkan dengan istana lain yaitu Istana Changdeokgung (Istana Timur) dan Istana Gyeonghuigung (Istana Barat).

Istana Gyeongbokgung bisa dibilang yang paling indah dan terbesar dari semua lima istana.

Lokasi istana ini berada di 161, Sajik-ro, Jongno-gu, Seoul.

Baca juga: Simak 5 Tips Ini sebelum Kamu Belanja di Insadong Korea Selatan

Di kawasan ini juga terdapat Museum Istana Nasional Korea terletak di selatan Gerbang Heungnyemun dan Museum Rakyat Nasional terletak di sisi timur dalam Hyangwonjeong.

Jam buka tempat ini adalah sebagai berikut.

  • Januari - Februari pukul 09.00 sampai 17.00 (penerimaan terakhir 16.00)
  • Maret - Mei pukul 09.00 sampai 18.00 (penerimaan terakhir 17.00)
  • Juni – Agustus pukul 09.00 sampai 18.30 (penerimaan terakhir 17.30)
  • September - Oktober pukul 09.00 sampai 18.00 (penerimaan terakhir 17.00)
  • November – Desember pukul 09.00 sampai 17.00 (penerimaan terakhir 14.00)

Biaya masuk tempat ini yaitu 3.000 won atau Rp 35.000 untuk dewasa (19-64 tahun) sedangkan 1.500 won atau Rp 18.000 untuk anak-anak dan remaja (7-18 tahun)

Para wisatawan mulai berbelanja kosmetik di kawasan Myeongdong, Kota Seoul, Korea. Belanja kosmetik kini menjadi salah satu daya tarik.KOMPAS/JANNES EUDES WAWA Para wisatawan mulai berbelanja kosmetik di kawasan Myeongdong, Kota Seoul, Korea. Belanja kosmetik kini menjadi salah satu daya tarik.

3. Myeongdong

Myeong-dong adalah salah satu distrik perbelanjaan utama di Seoul.

Dua jalan utama bertemu di tengah blok salah satunya dimulai dari Stasiun Subway Myeong-dong (Seoul Subway Line No. 4) dan yang lainnya dari Lotte Department Store di Euljiro.

Banyak toko-toko bermerek dan pusat perbelanjaan berjajar di jalanan dan gang. Produk umum yang dijual termasuk pakaian, sepatu, dan aksesoris.

Baca juga: 5 Jalan Instagramable di Korea Selatan, Cocok buat Penggemar Foto!

 

Selain itu, beberapa pusat perbelanjaan besar memiliki cabang di sini, termasuk Lotte Department Store, Shinsegae Department Store, Myeong-dong Migliore, Noon Square, dan M Plaza.

Myeong-dong juga memiliki restoran keluarga, makanan cepat saji, plus pilihan makan Korea, Barat, dan Jepang. Banyak restoran di Myeong-dong yang berspesialisasi dalam dongaseu (potongan daging babi) dan kalguksu (sup mie).

Lokasi Myeongdong berada di 66, Eulji-ro, Jung-gu, Seoul.

Dongdaemun Design Plaza merupakan pusat budaya yang berada di Seoul, Korea Selatan. Wisatawan dapat menikmati berbagai macam pameran dan pertunjukan yang diadakan di tempat ini.KOMPAS.com / NI PUTU DINANTY Dongdaemun Design Plaza merupakan pusat budaya yang berada di Seoul, Korea Selatan. Wisatawan dapat menikmati berbagai macam pameran dan pertunjukan yang diadakan di tempat ini.

4. Dongdaemun Design Plaza

Landmark Dongdaemun, Dongdaemun Design Plaza (DDP) dirancang oleh arsitek terkenal dunia, Zaha Hadid. DDP berbentuk seperti spiral yang berputar-putar, mewakili dinamika Kota Mode Dongdaemun.

Struktur itu sendiri tidak hanya unik di luar tetapi juga penuh dengan atraksi menarik di dalam. Kompleks ini nyaman dan membuat penjelajahan terasa menyenangkan karena dibagi menjadi empat segmen yaitu Balai Seni, Museum, Lab Desain, dan Pasar Desain.

Taman di sebelah DDP dipasang dengan 25.550 mawar LED yang membuat pemandangan indah di malam hari.

Baca juga: 10 Obyek Wisata Teropuler di Korea Selatan Tahun 2018

DDP berlokasi di 281, Eulji-ro, Jung-gu, Seoul. Wisatawan dapat mencapai lokasi dengan berjalan kaki sekitar empat menit dari Stasiun Dongdaemun History & Culture Park (Seoul Subway Line 2, 4, 5), Exit 1

Museum buka setiap hari pada pukul 10.00 dan waktu penutupan bervariasi berdasarkan pameran. Lab desainnya buka setiap Minggu hingga Kamis pukul 10.00 hingga 21.00 dan hari Jumat, Sabtu & hari libur umum pukul 10.00 hingga 22.00.

Kemudian taman dengan lampu mawar akan menyala lima menit setelah matahari terbenam sampai tengah malam.

Banpo Bridge Rainbow, SeoulDok. Traveller.au Banpo Bridge Rainbow, Seoul

5. Banpo Bridge Rainbow Fountain

Air Mancur Jembatan Banpo dipasang sepanjang 570m di kedua sisi Jembatan Banpodaegyo dengan 380 pipa menyemprotkan air dari sungai di bawah menjadi pertunjukan air, musik, dan lampu yang indah.

Air mancur diprogram untuk memainkan pertunjukan yang berbeda di siang dan malam hari.

Baca juga: Seperti Ini Cara Makan di Korea Selatan

Ketika matahari terbenam, 200 lampu menerangi air mancur saat mengirimkan air menari, berwarna pelangi di udara dalam sinkronisasi dengan musik.

Air Mancur Pelangi Jembatan Banpo beroperasi setiap hari dari April hingga Oktober, empat hingga enam kali sehari selama 20 menit.

Taman ini juga mencakup panggung terbuka, situs pengamatan ekologi, dan area piknik.

Lokasi air mancur ini berada di 40, Sinbanpo-ro 11-gil, Seocho-gu, Seoul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X