Kompas.com - 15/09/2019, 17:12 WIB

KOMPAS.com - Akhir pekan, wisata Bogor kerap menjadi pilihan warga Jakarta dan sekitarnya. Agar terhindar dari macetnya Kota Hujan saat akhir pekan, kamu bisa mengunjungi wisata di pusat kota Bogor.

Ada banyak obyek wisata yang bisa dicapai hanya dengan cara berjalan kaki dari Stasiun Bogor.

Baca juga: Yuk Mampir ke 5 Spot Foto Ini sebelum Kebun Raya Bogor Ditata Ulang!

Berikut, Kompas.com merangkum tempat wisata yang dekat dengan Stasiun Bogor, bisa didatangi dengan berjalan kaki :

1. Kebun Raya Bogor (KRB)

Kebun Raya Bogor merupakan obyek wisata favorit keluarga di pusat Kota Bogor. Jaraknya yang berkisar 3,3 km dari Stasiun Bogor, membuat tempat ini mudah dijangkau oleh wisatawan luar Bogor.

Baca juga: Yuk Mampir ke 5 Spot Foto Ini sebelum Kebun Raya Bogor Ditata Ulang!

Biasanya warga dan turis menghabiskan waktu dengan piknik di lingkungan KRB. Tidak hanya itu, kamu juga dapat berwisata sejarah dan belajar lebih jauh mengenai tumbuhan yang ada.

Pengunjung mengamati deretan pohon kapuk randu di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/4/2015).KOMPAS/PRIYOMBODO Pengunjung mengamati deretan pohon kapuk randu di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/4/2015).

Kamu bisa masuk dari beberapa pintu antara lain pintu masuk di sebelah kantor pos di Jalan Ir H Djuanda atau pintu masuk di Jalan Otto Iskandar Dinata depan Pasar Bogor.

Bisa juga melalui pintu masuk di Jalan Pajajaran depan Plaza Keboen Raya, atau pintu masuk di seberang Kampus IPB Baranangsiang.

Harga tiket masuk KRB berkisar Rp 15.000 per orang.

2. Museum Sejarah Alam Indonesia

Dulu tempat ini merupakan salah satu pusat penelitian Herbarium Bogoriense, juga Museum Etnobotani. Seiring perkembangan koleksi, tempat ini berubah nama menjadi Museum Sejarah Alam Indonesia.

Baca juga: Serunya Menjelajah Museum Penyimpan Peralatan Suku Indonesia di Bogor

Museum ini hanya berjarak 2,1 km dari Stasiun Bogor, jarak tersebut memungkinkan wisatawan untuk berjalan kaki.

Wisatawan sedang melihat berbagai contoh perkakas kehidupan sehari hari mansyarakat Indonesia yang terbuat dari rotan, di Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasein), Jumat (5/1/2018) Museum ini dahulunya merupakan tempat labolatorium Etnobotani, atau dinamakan Herbarium Bogoriense.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan sedang melihat berbagai contoh perkakas kehidupan sehari hari mansyarakat Indonesia yang terbuat dari rotan, di Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasein), Jumat (5/1/2018) Museum ini dahulunya merupakan tempat labolatorium Etnobotani, atau dinamakan Herbarium Bogoriense.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Jalan Jalan
Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Travel Update
Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Jalan Jalan
Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.