Bukan Ibu-ibu, yang Gemar Berebut Rendang adalah Indonesia dan Malaysia

Kompas.com - 19/09/2019, 05:30 WIB
Ilustrasi Rendang Padang MielPhotos2008Ilustrasi Rendang Padang


JAKARTA, KOMPAS.com – Jagat media sosial Indonesia kembali menimbulkan perdebatan setelah viralnya video Ibu-ibu sedang berebut rendang di sebuah acara pernikahan.

Rupanya, video yang sudah terlanjur viral itu merupakan proses syuting dari sebuah rumah produksi iklan.

Perebutan rendang sebenarnya tidak terjadi pada ibu-ibu di video tersebut, melainkan nyata terjadi antara dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia.

Perebutan rendang antara dua negara ini sejatinya pernah memuncak tahun 2012, ketika Malaysia mengklaim bahwa rendang adalah makanan milik mereka.

Hal ini dikarenakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mendaftarkan rendang, makanan tradisional Sumatera Barat (Sumbar) untuk dicatat sebagai warisan budaya ke Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO), Juni 2012.

Meski begitu, menurut pakar kuliner William Wirjaatmadja Wongso, pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat tidak usah risau jika Malaysia juga mengklaim masakan rendang.

Baca juga: Daripada Rebutan Rendang, Datangi 3 Rumah Makan dengan Rendang Paling Enak di Jakarta

“Makanan itu tidak bisa dipatenkan. Contohnya sushi dari Jepang yang tidak dipatenkan, bahkan masyarakatnya senang nama itu dipakai di luar negara mereka,” kata William Wongso di Festival Rendang Taman Budaya Sumatera Barat di Padang dalam artikel Kompas.com berjudul Ah, Jangan Risau Malaysia Mengklaim Rendang!, Selasa (26/6/2012).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X