Kompas.com - 20/09/2019, 12:17 WIB
Destinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar dengan melihat keindahan Pianemo dari atas bukit. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANADestinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar dengan melihat keindahan Pianemo dari atas bukit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya membuka Kompas Travel Fair (KTF) 2019 secara resmi pada Jumat (20/9/2019).

Pameran wisata ini berlangsung di Jakarta Convention Centre, Hall B, Jakarta. Pada acara yang dibuka pada pukul 10.00 WIB ini, Arief menekankan bahwa sektor pariwisata Indonesia harus lebih digital agar semakin mengglobal.

Baca juga: Kompas Travel Fair 2019 Resmi Dibuka Hari Ini

"Semakin digital semakin global, bukan hanya orang Indonesia saja yang menikmati wisata di negeri sendiri, tapi masyarakat dunia, global juga bisa menikmatinya. Kita harus tekankan industri wisata kita dalam sektor online, agar menjangkau lebih luas," kata Arief saat pembukaan Kompas Travel Fair 2019, Jumat (20/9/2019).

Pembukaan Kompas Travel Fair, Jumat (20/9/2019)Dok. Puskomblik Kemenpar Pembukaan Kompas Travel Fair, Jumat (20/9/2019)

Ia berharap tahun depan, acara seperti KTF ini dapat mengundang seller dari luar negeri, agar jangkauannya lebih luas. Arief mengklaim bahwa saat ini pariwisata Indonesia terpilih sebagai negara dengan pertumbuhan pariwisata paling cepat di antara negara lainnya.

Baca juga: Kompas Travel Fair Digelar, Antrean Pengunjung Mengular Sebelum Gerbang Dibuka

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tahun 2018, target devisa sudah tercapai sebesar 17 milyar dollar, tercapainya 19,3 milyar dollar AS. Tahun ini, kita menargetkan 20 milyar dollar AS yang akan tercapai," katanya.

Arief mengungkapkan bahwa terdapat lima destinasi super prioritas yang sedang digalakkan guna menunjang target tersebut, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

"Harus selesai pada 2020 pengembangannya, kemudian agenda terdekat akan ada event besar di Raja Ampat pada 18-24 Oktober 2019, yaitu festival Bahari Raja Ampat," katanya

Baca juga: 10 Tips Berburu Tiket Pesawat Murah di Kompas Travel Fair

Arief mengatakan bahwa fokus KTF kali ini adalah di Raja Ampat, hal ini dikarenakan destinasi di Papua Barat tersebut memiliki spot diving terbaik dunia.

Menteri pariwisata Arief Yahya dan Pemimpin redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Prambudy di acara Kompas Travel Fair 2019.Kompas.com / Yana Gabriella Wijaya Menteri pariwisata Arief Yahya dan Pemimpin redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Prambudy di acara Kompas Travel Fair 2019.

Rencananya, Kemenpar akan menjadikan Raja Ampat sebagai center of diving, sehingga masyarakat pun juga terkena dampak positif di sektor perekonomian.

KTF 2019 untuk region Jakarta diselenggarakan di Jakarta Convention Center, KTF Regional Surabaya di Pakuwon Mall, KTF Region Medan di Centre Point Mall, dan KTF Region Makassar di Phinisi Point.

KTF 2019 menawarkan beragam keunggulan. Pertama, more airlines, lebih dari 10 maskapai penerbangan domestik dan internasional yang akan membawa para pejalan ke berbagai destinasi impian.

Kedua, more destinations, lebih dari 30 agen perjalanan, pelayaran, dan destinasi wisata memberikan beragam pilihan perjalanan menarik. Ketiga, more travel styles, mulai dari Umrah dan Haji hingga kuliner dan edukasi wisata dapat dipilih sesuai keinginan pejalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.