Negeri di Atas Awan Banten, Sudah Siapkah Menerima Limpahan Wisatawan?

Kompas.com - 20/09/2019, 12:55 WIB
Pesona Negeri di Atas Awan di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (15/9/2019). KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINPesona Negeri di Atas Awan di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (15/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Negeri di Atas Awan yang berada di Gunung Luhur, Desa Citorek, Lebak, Banten saat ini tengah digarap Pemerintah Daerah Banten dan Kabupaten Lebak. Harapannya, obyek wisata ini dapat menjadi wadah yang meningkatkan taraf hidup penduduk setempat.

Baca juga: Tidak Hanya di Banten, Ada 5 Negeri di Atas Awan di Luar Pulau Jawa

“Selain pemandangannya yang sangat cantik, kami nantinya akan memfasilitasi kearifan lokal masyarakat yang bisa dikembangkan. Kami sedang mengidentifikasi mana yang bisa ditampilkan. Agar tempat wisata tersebut dapat menunjang pendapatan warga sekitar," jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Ir. Eneng Nurcahyati, di Polo Lounge, Kamis (19/9/2019).

Harapannya, wisatawan yang berkunjung di Negeri Di Atas Awan dapat mengenal kuliner, musik khas dari daerah Citorek, dan alat musik angklung Buhun.

"Ketika ada wisatawan setelah melihat awan, sebelum mereka pulang bisa menikmati musik dan kuliner tradisional yang ada di Citorek, seperti kopi Citorek, keseniannya juga ada angklung Buhun dari suku Baduy, minum jahe hangat, bisa minum sirup aren, atau makan-makanan khas lokal," papar Eneng.

Pembangunan Infrastruktur

Pengunjung memadati obyek wisata negeri di atas awan Gunung Luhur, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (15/9/2019).KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN Pengunjung memadati obyek wisata negeri di atas awan Gunung Luhur, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (15/9/2019).
Eneng menyampaikan bahwa Gubernur Banten Wahidin Halim, menaruh fokus untuk menunjang pembangunan obyek wisata Negeri Di Atas Awan.

“Sekarang sudah ada trek untuk jalan, pagar pelindung, kemudian ada sarana home stay juga, sudah ada juga beberapa villa, ada toilet umum, dan harus ditambah lagi," ungkap Eneng.

Wisata Gunung Luhur akan ditambah tempat ibadah agar pengunjungnya bisa melakukan ibadah sholat secara tepat waktu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X