Wisata ke Raja Ampat? Cari Promo Hemat di Kompas Travel Fair 2019

Kompas.com - 20/09/2019, 13:10 WIB
Destinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANADestinasi wisata Pianemo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar begitu melihat keindahan Pianemo dari atas bukit.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kompas Travel Fair 2019 memberi wadah bagi promosi pariwisata domestik, terutama sektor wisata bahari dari Raja Ampat, Papua Barat.

Hal ini pun ditandai dengan pemukulan Tifa (alat musik khas Papua) oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya sebagai tanda Kompas Travel Fair resmi dibuka. Pameran wisata ini berlangsung pada Jumat-Minggu, 20 September hingga 22 September 2019.

Baca juga: Kompas Travel Fair 2019 Resmi Dibuka Hari Ini

"Ada hal baru di KTF 2019 ini, yaitu kita promosikan wisata halal dan selain itu tetap ada wisata domestik, yaitu di Papua Barat (Raja Ampat)," jelas Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Ninuk Mardiana Pambudy pada acara Kompas Travel Fair di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (20/09/2019).

Ia menuturkan bahwa Harian Kompas akan terus mempromosikan pariwisata Tanah Air, salah satunya adalah Raja Ampat.

Baca juga: Kompas Travel Fair Digelar, Antrean Pengunjung Mengular Sebelum Gerbang Dibuka

“Kekayaan destinasi wisata kita sangat luar biasa, kami meyakini bahwa pariwisata ini sebagai suatu cara cepat untuk meningkatkan perekonomian, dan juga memperatakan pendapatan,” papar Ninuk.

Pada perhelatan kedelapan Kompas Travel Fair (KTF) di Jakarta tersedia beberapa stan yang menyediakan tiket murah ke Raja Ampat.

Salah satu stan menjual paket 5 hari 4 malam dengan harga Rp 6.950.000 sudah termasuk penginapan, penjemputan dari Sorong dengan kapal Ferry PP, dan paket diving 7 kali.

Pembukaan Kompas Travel Fair, Jumat (20/9/2019)Dok. Puskomblik Kemenpar Pembukaan Kompas Travel Fair, Jumat (20/9/2019)

Selain itu juga ada stan-stan lain yang menyediakan oleh-oleh khas dari Papua Barat, Coklat & bubuk powder dari Papus yaitu Ransiki. Serta kerajinan tangan khas Papua seperti tas, dompet, gantungan kunci dan lain-lain.

Baca juga: 10 Tips Berburu Tiket Pesawat Murah di Kompas Travel Fair

Kompas Travel Fair ini juga dilaksanakan serentak di empat kota, yaitu Jakarta, Surabaya, Medan dan Makassar. Terdapat 30 lebih agen perjalanan yang menawarkan perjalanan menarik disetiap destinasi wisata dalam dan luar negeri.

Bekerja sama dengan CIMB Niaga sebagai bank partner KTF 2019, CINB Niaga menghadirkan solusi pembayaran melalui kartu kredit dan debit yang dilengkapi beragam program menguntungkan bagi para traveler.

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) didampingi Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudy (kanan), meninjau suasana di acara Kompas Travel Fair 2019, di Jakarta Convention Center, Jumat (20/9/2019).KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) didampingi Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudy (kanan), meninjau suasana di acara Kompas Travel Fair 2019, di Jakarta Convention Center, Jumat (20/9/2019).
"Kami berharap progam yang kami tawarkan selama KFT 2019 mendapat sambutan baik dan antusias dari para traveler," papar Head of Segment and Retail Product CIMB Niaga Noviady Wahyudi.

Selama pameran berlangsung para menegang kartu debit dan kredit CIMB Niaga dapat menikmati cashback hingga Rp 1,75 juta, cicilan 0 persen hingga 12 bulan, dan hemat hingga 100 persen dengan Poin Xtra untuk bertransaksi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X