Apa itu Kopi Mentol?

Kompas.com - 21/09/2019, 13:00 WIB
Ilustrasi Kopi Mint PIXABAY/MICHAELFORMIlustrasi Kopi Mint

JAKARTA, KOMPAS.com - Dunia kopi terus berinovasi. Hasilnya adalah beragam racikan dengan bahan dasar kopi. Salah satunya, racikan kopi yang mengandung mentol. 

Mentol merupakan senyawa yang terdapat di dalam daun mint. Ia berperan sebagai pemberi rasa manis dan pedas dalam minuman atau makanan. Sifatnya yang menyegarkan membuat mentol sering dicampurkan ke produk kosmetik dan obat-obatan.

Baca juga: Menyesap Cita Rasa Kopi Liberika Jambi

Sedangkan daun mint sendiri adalah tanaman herbal yang memproduksi mentol. Dua spesies utama mint adalah peppermint yang mengandung 40 persen mentol dan spearmint yang mengandung 0,5 persen mentol.

Oleh karena itu, peppermint sering digunakan dalam produk-produk higienis serta untuk produk pengobatan. Di sisi lain, spearmint digunakan sebagai bahan dalam makanan dan minuman.

Baca juga: 5 Kedai Kopi di Jakarta Pusat untuk Melepas Stres

Bagaimana rasa mentol yang bercampur dengan kopi? Ibnu Yustril, barista dengan pengalaman 10 tahun, menyatakan pencampuran kopi dan mentol dapat merendahkan kekuatan rasa kopi dan menimbulkan rasa yang mild (ringan).

Kopi mint cocok untuk orang yang baru mencoba minum kopi. Saat minum kopi mentol, kamu dapat merasakan sensasi dingin dengan sedikit rasa pedas pada kopi.

ILUSTRASI - Daun mintPixabay ILUSTRASI - Daun mint

"Kalau di Indonesia, mentol tenar di kalangan kopi dingin seperti es kopi susu, cold brew, dan latte. Tapi ada juga yang menyeduh langsung daun mint untuk varian kopi panas," ujar Ibnu saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (19/9/2019).

Daun mint harus melewati pengolahan khusus sebelum mencampur ke kopi. Untuk varian es kopi misalnya, daun mint akan ditumbuk sampai setengah hancur.

Baca juga: 7 Jenis Minuman Kopi dari Berbagai Daerah di Indonesia

Hal ini penting untuk mengeluarkan atau mengekstrak mentol keluar dari daun. Ibnu menyarankan agar tidak menumbuk daun mint terlalu lama.

Jika ditumbuk terlalu halus, maka rasa mentol semakin kuat dan hal ini dapat menganggu sensasi meminum kopi.

“Kalau terkena di lidah rasanya akan pedas, buat beberapa orang hal ini cukup mengganggu,” ujar Ibnu.

Baca juga: 10 Fakta Unik tentang Kopi, Salah Satunya jadi Penyebab Perceraian

Sedangkan untuk varian kopi panas, biasanya daun mint akan dipotong kecil-kecil. Lalu daun dicampurkan ke bubuk kopi yang akan diseduh.

Setelah itu, kopi akan diseduh layaknya menyeduh kopi biasa. Ibnu menambahkan, kopi panas dengan mint bisa menjadi alternatif aromaterapi. Ia percaya, aroma dan rasa dari kopi panas dengan daun mint, dapat membuat pikiran rileks

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X