Kompas.com - 24/09/2019, 19:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim peneliti Cornell University memutuskan untuk membangun program komputer yang dapat menemukan rekomendasi palsu. Mereka pertama-tama  menguji seberapa baik manusia dalam tugas itu. Untuk tujuan ini mereka mengumpulkan sebuah panel yang terdiri dari tiga sukarelawan mahasiswa dan memberi mereka ulasan palsu dan ulasan yang telah diverifikasi sebagai nyata.

Hasil menunjukkan begitu banyak dari sukarelawan yang akhirnya memesan hotel yang mengerikan atau membeli produk di bawah standar karena menerima informasi palsu lebih mudah daripada yang benar-benar diakui.

Menurut penelitian Cornell, pengguna situs online harus berhati-hati pada ulasan-ulasan yang tidak memenuhi kriteria berikut ini:

1. Tidak memiliki ulasan yang detail

Sulit untuk menggambarkan apa yang sebenarnya tidak dialami seseorang, itulah sebabnya ulasan palsu sering menawarkan pujian umum daripada menggali secara spesifik.

Ulasan hotel yang jujur lebih cenderung menggunakan kata-kata konkret yang berkaitan dengan hotel, seperti kamar mandi, check-in atau harga. Penipu menulis lebih banyak tentang hal-hal yang mengatur pemandangan, seperti liburan, perjalanan bisnis atau suamiku.

2. Lebih banyak kata ganti orang pertama

Jika ingin tampil seperti mengatakana hal jujur, tampaknya orang-orang lebih banyak berbicara tentang diri sendiri. Itulah sebabnya kata "aku" muncul lebih sering di ulasan palsu.

3. Memiliki lebih banyak kata kerja daripada kata benda

Analisis bahasa menunjukkan bahwa pemalsuan cenderung memasukkan lebih banyak kata kerja karena penulisnya sering mengganti cerita yang menyenangkan atau mengacaukan kondisi faktual. Ulasan asli lebih berat pada kata benda.

Tiga hal di atas mungkin saja tidak akan membuat seseorang menjadi ahli dalam membedakan ulasan palsu. Namun bisa dikombinasikan dengan metode lain, seperti mengawasi latar belakang pemberi ulasan dan waktu ulasan yang tampak mencurigakan,

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Inc.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Travel Update
Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Travel Update
Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Jalan Jalan
Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Travel Update
Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Jalan Jalan
Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary
Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Travel Tips
5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

Travel Tips
Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

Travel Update
Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Jalan Jalan
9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

Jalan Jalan
Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Lumajang, Cuma Bisa Naik Kendaraan Pribadi

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Lumajang, Cuma Bisa Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.