KILAS

Tingkatkan Kunjungan Wisman, Garuda Buka Rute Manado-Davao Filipina

Kompas.com - 25/09/2019, 13:59 WIB
Garuda Indonesia akan meluncurkan rute terbaru dari Manado menuju Davao, Filipina. Penerbangan perdana rencananya akan dilaksanakan Jumat (27/9/2019). Pesawat yang digunakan adalah ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang. Dok. Humas Kementerian PariwisataGaruda Indonesia akan meluncurkan rute terbaru dari Manado menuju Davao, Filipina. Penerbangan perdana rencananya akan dilaksanakan Jumat (27/9/2019). Pesawat yang digunakan adalah ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

KOMPAS.com –  Kementerian Pariwisata ( Kemenpar) bersama maskapai Garuda Indonesia membuka rute penerbangan langsung dari Manado, Sulawesi Utara ( Sulut) menuju Davao, Filipina.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, rute itu dapat menjadi modal Sulut untuk mengambil kesempatan menambah kunjungan wisatawan mancanegara ( wisman) dari geliat pariwisata Filipina.

"Davao merupakan salah satu kota pariwisata di Filipina. Ada sekitar 1 juta orang wisman asal Negeri Ginseng yang datang ke Filipina setiap tahunnya, belum lagi wisman berbagai negara lainnya seperti Jepang, dan Amerika Serikat. Ini merupakan potensi yang besar," kata Rizki.

Bukan itu saja, imbuh Rizki, para pelancong dari negara tersebut memiliki kemampuan belanja besar. Hal ini akan berdampak pada geliat perekonomian di Sulut yang juga makin matang.

Baca juga: Polemik RKUHP, Kemenpar Sosialisasikan Turis Agar Tetap Berwisata ke Indonesia

“Mereka itu kan wisatawan yang berkualitas. Jepang dan Korea Selatan adalah turis yang menikmati hidup. Uang sudah tidak masalah lagi, sehingga aktualisasi diri dia hanya perlu mencari cerita hebat setiap tahunnya lewat berwisata,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, Sulut akan berkembang menjadi hub pariwisata yang baik berkat rute baru tersebut.

Dengan hadirnya rute tersebut para wisman dapat menekan biaya dan waktu perjalanan. Karena biaya penerbangan relatif terjangkau, wisman diharapkan dapat memaksimalkan sisa dananya untuk pergi ke daerah lain.

"Kalau wisman Korsel ke Jakarta itu ongkosnya sudah Rp 12,5 juta, belum ke Manado. Tapi kalau dia dari Seoul dia ke Davao hanya Rp 3 juta, nanti dari Davao ke Manado dia pasang tarif Rp 2 juta. Jadi, hanya menghabiskan Rp 5 juta dia sudah sampai di Manado,” katanya.

Baca juga: Kemenpar Dinobatkan Jadi Kementerian Terfavorit di Media Online

Rencananya, penerbangan perdana rute Manado-Davao akan dilaksanakan, Jumat (27/9/2019). Pesawat yang digunakan adalah ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

"Garuda Indonesia medukung Sulut sebagai Pacific Gateway of Indonesia (gerbang Indonesia menuju Asia Pasifik). Kami sedang mempersiapkan penerbangan Garuda Manado-Davao dengan baik," kata Manager New Revenue Opportunity Garuda Indonesia Prasetyo Budi, Selasa (17/9/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X