Kompas.com - 03/10/2019, 19:10 WIB
Penurunan karya instalasi dari Teguh Ostenrik di Pantai Jikomalamo, Maluku Utara. Dok. Yayasan Terumbu RupaPenurunan karya instalasi dari Teguh Ostenrik di Pantai Jikomalamo, Maluku Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com – Penenggelaman Instalasi Daun Khatulistiwa karya Teguh Ostenrik di Pantai Jikomalamo, Ternate, Maluku Utara, Rabu (25/9/2019) membuat sejumlah terumbu karang rusak. Hal ini disampaikan Divemaster Ternate, Adita Agoes, Selasa (1/10/2019).

Menurut Adita, ia tidak setuju apabila penenggelaman instalasi dilakukan di Jikomalamo. Kondisi karang di Jikomalamo dinilai masih hidup dan sehat.

“Saya tidak setuju itu ditaruh di Jikomalamo yang punya kondisi karang masih bagus. Apalagi itu ditempatkan di atas karang yang masih bagus atau malah merusak karang,” kata Adita saat dihubungi Kompas.com, Selasa (1/10/2019).

Adita mengatakan barang-barang atau instalasi yang ditenggelamkan sudah terlalu banyak, seperti bus dan SPBU.

“Terlalu crowded dan sebagai diver inginnya yang pristine atau alami bukan buatan seperti itu,” ujarnya.

Menurut Adita, semua instalasi tersebut dapat merusak karang dan malah membuat karang menjadi tidak bagus lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, sekitar dua bulan sebelum penurunan, sudah ada kesepakatan antara akademisi dengan Pemerintah Kota Ternate untuk menghentikan penurunan instalasi.

“Terakhir ternyata tetap diturunkan dan terkena karang hidup,” katanya.

Penurunan instalasi karya Teguh Ostenrik di Pantai Jikomalamo, Maluku Utara.Dok. Yayasan Terumbu Rupa Penurunan instalasi karya Teguh Ostenrik di Pantai Jikomalamo, Maluku Utara.

Adita lebih menyebut instalasi tersebut sebagai media atraksi karena adanya ‘pintu’ sehingga diver bisa swim through di dalamnya.

“Untuk diameter instalasi 7 meter, tinggi 3,5 meter di kedalaman 5-6 meter saat surut, bagaimana bisa tumbuh koral bila banyak orang yang kicking dan bubbles di sana?,” tuturnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg untuk Semua Rute Domestik

Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg untuk Semua Rute Domestik

Travel Promo
Turis Indonesia Dominasi Kunjungan ke TN Komodo pada Januari-Mei

Turis Indonesia Dominasi Kunjungan ke TN Komodo pada Januari-Mei

Travel Update
Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Travel Update
Koral Restaurant Bali, Restoran Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor

Koral Restaurant Bali, Restoran Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor

Travel Update
Lebih Dari 1.100 Pekerja Wisata di Kota Batu Dirumahkan Akibat PPKM Darurat

Lebih Dari 1.100 Pekerja Wisata di Kota Batu Dirumahkan Akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kampung Wisata Petak Enam Jadi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Kampung Wisata Petak Enam Jadi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Travel Update
Cegah Varian Delta, Pengunjung Museum Smithsonian di AS Wajib Pakai Masker Lagi

Cegah Varian Delta, Pengunjung Museum Smithsonian di AS Wajib Pakai Masker Lagi

Travel Update
Jadwal Operasional MRT Jakarta Mulai 2 Agustus 2021, Selang Waktu Lebih Lama

Jadwal Operasional MRT Jakarta Mulai 2 Agustus 2021, Selang Waktu Lebih Lama

Travel Update
Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Travel Update
Pengaruh Selat Malaka bagi Sriwijaya, Jalur Perdagangan yang Jadi Rebutan

Pengaruh Selat Malaka bagi Sriwijaya, Jalur Perdagangan yang Jadi Rebutan

Jalan Jalan
Nasib Malang Sederet Fasilitas Bekas Olimpiade yang Terlupakan, Mana Saja?

Nasib Malang Sederet Fasilitas Bekas Olimpiade yang Terlupakan, Mana Saja?

Jalan Jalan
Nasib Sederet Tempat Bekas Olimpiade di Berbagai Negara yang Masih Digunakan, Seperti Apa?

Nasib Sederet Tempat Bekas Olimpiade di Berbagai Negara yang Masih Digunakan, Seperti Apa?

Jalan Jalan
Bukit Cendana, Padang Savana Tempat Berburu Golden Sunset di Sumba

Bukit Cendana, Padang Savana Tempat Berburu Golden Sunset di Sumba

Jalan Jalan
Raden Patah, Keturunan Majapahit yang Mendirikan Kerajaan Demak

Raden Patah, Keturunan Majapahit yang Mendirikan Kerajaan Demak

Jalan Jalan
Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X