Kompas.com - 04/10/2019, 18:56 WIB

Semua instalasi tersebut sudah diturunkan di berbagai tempat di Indonesia sejak 2014, termasuk di antaranya pantai Waha -Wakatobi, Pulau Sepa – Kepulauan Seribu Jakarta, Pulau Bangka – Sulawesi Utara, dan berbagai tempat lainnya.

YTR mengatakan dalam setiap pengerjaan proyek selalu berkonsultasi dengan pemerintah lokal, para tokoh yang berkaitan dengan dunia selam Indonesia, serta para ahli di bidang kelautan dan perikanan.

Dikatakan YTR pula, mereka mengedukasi pentingnya menjaga laut kepada masyarakat.

Menurut YTR, pilihan yang jatuh pada pantai Jikomalamo dilandasi lima pertimbangan.

Pertama adanya area yang cukup luas dengan kontur rata di bawah laut untuk meletakkan struktur ARTificial Reef di tempat yang karangnya sudah rusak; kedua, kualitas air yang ideal untuk tumbuh kembang karang.

Alasan ketiga, tersedianya bibit karang untuk ditransplantasi pada struktur; keempat, tersedianya logistik penyelaman yang dekat dengan lokasi ARTificial Reef; dan kelima keinginan untuk mendorong potensi pariwisata Pantai Jikomalamo.

YTR melanjutkan, dalam klarifikasinya, perizinan diajukan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Kota Ternate yang telah menerbitkan surat izin pada tanggal 5 Agustus 2019. Perizinan ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kota Ternate, Ruslan Bian.

Selain itu, YTR juga telah memastikan pertumbuhan karang akan berjalan sebagaimana yang diharapkan.

YTR menempatkan secara penuh selama 2 tahun dengan 2 orang tenaga pemeliharaan dan monitoring karang.

Adapun kegiatan pemeliharaan mencakup pemasangan bibit karang dan pengukuran pertumbuhan, dan pembersihan karang dari invasi alga dan sponge yang bisa mengganggu pertumbuhan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.