Nasi Goreng Pakai Kerupuk, Makanan Indonesia Favorit Orang Belanda

Kompas.com - 05/10/2019, 08:00 WIB
Saat KompasTravel naik KA Pariwisata gerbong Jawa dengan tujuan Semarang (digandeng Argo Muria), sarapan yang disajikan pagi itu adalah nasi goreng lengkap dengan telur dan ayam goreng. KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRISaat KompasTravel naik KA Pariwisata gerbong Jawa dengan tujuan Semarang (digandeng Argo Muria), sarapan yang disajikan pagi itu adalah nasi goreng lengkap dengan telur dan ayam goreng.


JAKARTA, KOMPAS.comNasi goreng menjadi makanan Indonesia paling favorit oleh orang Belanda. Hal ini diutarakan General Manager South East Asia & Oceania, Air France KLM, Gijs van Popta dalam pertemuannya dengan wartawan di Erasmus Huis, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Gijs mengatakan, orang Belanda biasa menyantap nasi goreng pada acara-acara tertentu. Menurutnya, nasi goreng merupakan menu standar yang harus tersedia di Rijsttafel.

“Nasi goreng, dan tentu dengan kerupuk, orang Belanda suka sekali makan itu,” kata Gijs sembari tertawa, Jumat (4/10/2019).

Baca juga: Keliling Dunia Bareng Nasi Goreng...

Ia melanjutkan, di Belanda, nasi goreng biasa disajikan dengan rijsttafel. Rijsttafel merupakan cara penyajian makanan secara berurutan dengan pilihan hidangan dari berbagai daerah di Nusantara.

Cara penyajian ini berkembang pada masa Hindia Belanda yang memadukan etika dan tata cara perjamuan resmi Eropa dengan kebiasaan makan penduduk setempat.

Menurut Gijs, hingga kini cara penyajian rijsttafel tetap populer di kalangan masyarakat Belanda-Indonesia, yang juga digemari di Belanda.

Baca juga: Tak Hanya Indonesia, Ada 5 Negara di Asia yang Punya Nasi Goreng

Gijs juga bercerita bahwa turis Belanda yang datang ke Indonesia menggunakan KLM, pasti mencari menu masakan Indonesia, yaitu nasi goreng.

“Banyak penumpang kami ketika di pesawat, mereka mencari nasi goreng, karena memang di Belanda nasi goreng sudah amat terkenal,” ujarnya.

Pria yang bergabung dengan KLM Royal Dutch Airlines pada tahun 2004 ini mengatakan kecintaan orang Belanda akan nasi goreng tercipta karena rasa gurih yang ada dan khas.

Baca juga: Menjajal Nasi Goreng Kaki Lima yang Disantap Jokowi dan Para Menteri

“Rasanya itu gurih, saya bahkan dapat terbangun dari tidur apabila mencium aroma khas nasi goreng,” jelas Gijs sembari mengingat bagaimana rasa khas yang tercipta dari nasi goreng.

Sekadar informasi, pada masa kolonial, sajian rijsttafel paling bergensi di Hindia Belanda adalah luncheon atau makan siang dalam Bahasa Indonesia setiap hari Minggu di Hotel des Indes di Batavia sekarang Jakarta dan Hotel Savoy Homann di Bandung.

Kala itu, nasi disajikan bersama lebih dari 60 macam hidangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X