Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rute Menuju Basecamp Gunung Pakuwaja dan Harga Tiketnya

Kompas.com - 09/10/2019, 09:45 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Ni Luh Made Pertiwi F.

Tim Redaksi

WONOSOBO, KOMPAS.com – Bagi mereka yang hobi mendaki gunung, tentu menjelajah puncak-puncak baru merupakan aktivitas menyenangkan. Jika sedang mencari puncak untuk dijelajah, maka Gunung Pakuwaja bisa menjadi pilihan.

Gunung ini memang tidak terlalu tinggi. Ketinggiannya hanya sekitar 2.421 meter di atas permukaan laut.

Baca juga: Gunung Pakuwaja Wonosobo, Konon Tempat Paku Pulau Jawa Berada

Namun terdapat satu keunikan di Gunung Pakuwaja, yakni sebuah batu vertikal raksasa setinggi sekitar 50 meter. Batu itu konon merupakan paku Pulau Jawa.

Puncak Gunung Pakuwaja bisa dicapai dari Basecamp Pendakian Gunung Pakuwaja yang berada di Desa Parikesit, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Menuju Basecamp Pendakian Gunung Pakuwaja

Mungkin Gunung Pakuwaja masih belum begitu dikenal oleh kebanyakan pendaki gunung di Indonesia, begitu pula basecamp-nya.

Bagi mereka yang hendak mendaki Gunung Pakuwaja, lokasi basecamp pendakiannya sebenarnya cukup mudah untuk dijangkau. Letaknya ada di Desa Parikesit.

Desa Parikesit berada dekat dengan Basecamp Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng. Jaraknya hanya sekitar 700 meter saja.

Gerbang masuk ke Kawasan Dieng Plateau.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Gerbang masuk ke Kawasan Dieng Plateau.

Jika ditempuh dari Kota Wonosobo, maka Basecamp Pendakian Gunung Pakuwaja berada sebelum Basecamp Pendakian Gunung Prau.

Usai gapura bertuliskan Kawasan Dieng Plateau, akan ada sebuah gang di kiri jalan dengan tulisan Gerbang Desaku Parikesit. Ada pula plang penunjuk jalan bertuliskan Selamat Datang di Basecamp Gunung Pakuwaja.

Baca juga: 8 Tips Mendaki Gunung Sindoro via Kebun Teh Tambi Wonosobo

Namun saat KompasTravel berkunjung pada Rabu malam (2/10/2019) lalu, plang penunjuk jalan lepas karena tertiup angin kencang. Beruntung warga setempat memberi tahu arah menuju Basecamp Pendakian Gunung Pakuwaja.

Tangkapan layar Google Maps Gerbang Masuk Desa Parikesit. Foto diambil Januari 2019. Google Maps Tangkapan layar Google Maps Gerbang Masuk Desa Parikesit. Foto diambil Januari 2019.

Usai belok kiri ke Desa Parikesit, lokasi basecamp ternyata cukup terpencil dan tidak ada petunjuk jalan lain ke sana.

Sebelum sebuah masjid besar di kiri jalan, ada gang sempit dengan jalan dari paving yang ada di kanan jalan. Itulah jalan menuju Basecamp Pendakian Gunung Pakuwaja.

Baca juga: FOTO: 5 Potret Keindahan Dataran Tinggi Dieng yang Berselimut Kabut

Meski saat ini cukup membingungkan, tetapi ke depannya pihak basecamp akan menambahkan beberapa plang petunjuk jalan agar pendaki tidak bingung.

Namun jika masih belum ada plang penunjuk jalan, pendaki hendaknya bertanya kepada warga setempat.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com