Memek Dulunya Bekal Makan Nenek Moyang Orang Simeulue Aceh

Kompas.com - 09/10/2019, 14:07 WIB
Memek kuliner khas Simeulue Aceh, merupakan makanan yang berasal dari beras ketan yang disangrai hingga kering. Kompas.com / gabriella wijayaMemek kuliner khas Simeulue Aceh, merupakan makanan yang berasal dari beras ketan yang disangrai hingga kering.


JAKARTA, KOMPAS.com - Memek, kuliner asal Simeulue Aceh, dinobatkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada pertengahan Agustus 2019 lalu. Memek bagi masyarakat Simeulue berarti mengunyah.

"Memek itu artinya mengunyah. Namanya 'meme' konotasinya di sini (Jakarta) jelek kan, tetapi kalau di sana (Kabupaten Simeulue) artinya mengunyah," jelas Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Simeulue, Sakya Dewi, di Pekan Kebudayaan Nasional di Istora, Senayan, Jakarta, Selasa (08/10/2019).

Baca juga: Memek Makanan Khas Simeulue Aceh, Seperti Apa Rasanya?

Pernyataan Dewi merujuk pada arti kata " memek" sebagai organ intim wanita dalam bahasa pergaulan sehari-hari di Jakarta.

Memek merupakan beras ketan yang dikeringkan dan disangrai hingga meletus seperti popcorn. Teksturnya sedikit keras dan renyah saat digigit.

Tekstur yang keras mengharuskan penikmatnya untuk mengunyah hingga hancur sehingga dinamakan memek yang berarti mengunyah.

Dewi bercerita bahwa memek merupakan bekal nenek moyang masyarakat Simeulue saat melakukan perjalanan jauh.

Baca juga: Memek, Makanan Khas Aceh yang Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Dulu, orang Simeuleu membutuhkan waktu berhari-hari untuk pergi ke kota besar. Perjalanan tersebut ditempuh dengan berjalan kaki.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X