5 Tips Membeli Boba di Pekan Boba PergiKuliner, Ada Free Tester

Kompas.com - 09/10/2019, 22:06 WIB
Pengunjung mengantre di tenant Raion, salah satu tenant boba asal Malaysia yang ikut di Pekan Boba PergiKuliner, Jakarta, Rabu (9/10/2019). Nicholas Ryan AdityaPengunjung mengantre di tenant Raion, salah satu tenant boba asal Malaysia yang ikut di Pekan Boba PergiKuliner, Jakarta, Rabu (9/10/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com – Pekan Boba yang diselenggarakan PergiKuliner dan Mall Kota Kasablanka hadir mulai 8 Oktober hingga 13 Oktober 2019. Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hal ini terlihat dari padatnya antrean pembelian di hari kedua, Rabu (9/10/2019).

Pekan Boba PergiKuliner menampilkan berbagai varian olahan boba. Setiap tenant juga memiliki kekhasan dan keunikan masing-masing. Ada 23 tenant atau booth yang digelar di Fashion Atrium, Lantai Ground, Mall Kota Kasablanka.

Untuk kamu yang berencana datang dan berburu boba kesukaan, catat tips-tips dari Kompas.com berikut ini:

1. Ketahui jam datang, jangan datang pada saat jam makan siang

Pekan Boba PergiKuliner digelar dari jam 10.00 hingga 22.00 WIB. Jika kamu ingin menghindari keramaian pengunjung, sebaiknya datang pagi hari ketika mall baru dibuka. Hindari jam istirahat makan siang dan jam pulang kerja.

Baca juga: Pekan Boba PergiKuliner, Surga Buat Kamu Pecinta Boba

2. Jangan mengeluh saat mengantre

Ketika memesan boba seringkali antrean terlalu panjang dan kamu merasa jenuh. Tips dari Kompas.com, kamu jangan mengeluh karena lama mengantre. Ketahuilah bahwa tenant tersebut memasak boba senidiri berkali-kali untuk menghindari boba mengeras.

Kamu pasti akan mendapatkan giliran memesan. Jadi, harap bersabar sedikit ketika mengantre.

 

Salah satu menu di tenant Ichiro berupa ramen dicampur dengan boba pada Pekan Boba PergiKuliner, Jakarta, Rabu (9/10/2019).Nicholas Ryan Aditya Salah satu menu di tenant Ichiro berupa ramen dicampur dengan boba pada Pekan Boba PergiKuliner, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

3. Tentukan pilihan boba

Setiap tenant menyediakan banyak varian minuman dan makanan dengan boba. Oleh karena ramainya pengunjung, sebaiknya kamu tentukan dulu varian minuman dan makanan mana yang akan kamu pilih selama mengantre.Baca juga: Apakah Itu Boba?

Kamu juga sebaiknya mencari dulu varian boba apa yang ingin dibeli lewat aplikasi PergiKuliner. Jadi, kamu tidak perlu ribet untuk memutari tenant karena bingung memilih varian boba.

4. Jangan sia-siakan free tester

Pekan Boba PergiKuliner juga menyediakan hal menarik, yaitu free tester. Kamu bisa mencoba semua boba yang ada di tenant gratis, dengan cara mengunduh aplikasi PergiKuliner di smartphone kamu terlebih dulu.

Kemudian, klik banner event ‘Pekan Boba PergiKuliner’ dan lalu klik check in. Lalu kamu scan QR code bertuliskan ‘Free Tester’ yang terletak di bagian standing poster Pekan Boba PergiKuliner.

Setelah itu, kamu akan mendapatkan satu kupon ‘Free Tester’ yang mana dapat digunakan di semua tenant Pekan Boba.

Kupon ini berlaku untuk satu kali penggunaan, dan dengan kuota terbatas. Maka dari itu, kamu harus mengatur waktu untuk datang lebih cepat di Pekan Boba PergiKuliner, jika ingin mendapat free tester.

 

5. Ketahui sistem pemesanan dan pembayaran

Kamu bisa melakukan pembayaran secara tunai, maupun dengan OVO yang mendapatkan cashback 30 persen. Namun, kamu wajib mengetahui sistem pemesanan dan pembayaran di Pekan Boba ini.

Ada tiga tahap, yaitu pertama kamu memesan boba yang kamu inginkan di tenant atau booth, kemudian pergi ke stand kasir untuk melakukan pembayaran.

Setelah melakukan pembayaran, kamu kembali lagi ke tenant untuk mengambil boba pesananmu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X